Hari Kedua Lomba Binter Fokus Program dan Non Program

Palembang (LR) – Di hari kedua Tim penilaian lomba Binter tingkat Pusat Madya ke XX tahun 2017 di Kodim 0406/Mura yang diketuai oleh Waaster Kasad Brigjen TNI Budi Sulistijono fokus pada kegiatan program maupun non program yang dilakukan di lapangan oleh personel Kodim 0406/Mura, yang sebelumnya penilaian difokuskan pada permasalahan administrasi perkantoran, Kamis (31/8/2017).

Wakil Asisten Teritorial Kasad dalam penilaiannya menyakatan, bahwa kegiatan yang dilakukan antara Komandan Kodim beserta seluruh Perwira Kodim dengan pemerintah daerah sudah bersinergis dengan baik, sehingga pelaksanaan tugas pokok dapat terlaksana dengan baik. “Saya lihat apa yang sudah dilakukan Dandim tentunya dengan seluruh Perwira disini dengan pemerintah daerah, saya lihat cukup bagus, sudah sangat bagus. Ini merupakan bagian dari penialain awal saya bahwa yang sudah dilakukan Kodim 0406/Mura sudah sangat bagus. Saya akan melengkapi dokumen-dokumennya, supaya kita bisa mempertanggungjawabkan kegiatan-kegiatan apa saja yang sudah dilakukan sebagai bukti,” kata Brigjen TNI Budi Sulistiono didampingi Dandim 0406 MLM, Letkol Kav Dodi Samsulrizal, S.H.

Menurutnya, dalam Lomba Binter kali ini terdapat empat semi finalis secara Nasional yakni Kodim 0406/Mura, Kodim 0717/Purwodadi, Kodim 0503/Jakarta Barat dan Kodim 1610/Klungkung. “Ini artinya sudah final, tahap pertama sudah kita nilai dan kini tinggal ada empat Kodim. Nanti tahap pertama dan kedua hasilnya kita padukan, jadi lima puluh persen lima puluh persen kita gabungkan, dan itulah hasil akhir dari penilaian ini”, terangnya.

Dalam penilaian Lomba Binter ini ada tiga metode yakni pertama Bintahwil (Pembinaan ketahanan wilayah) yang berbicara bagaimana Kodim dalam membina sumber daya yang ada di wilayahnya baik sumberdaya alam maupun sumber daya manusia, kedua Binkomsos (Pembinaan komunikasi sosial) bagaimana Kodim dalam membina komunikasi dengan lingkungan masyarakat guna memperkuat kemanunggalan TNI Rakyat dan yang ketiga Bakti TNI yaitu kegiatan kemanusiaan atas permintaan instansi terkait dan atau atas inisiatif Kodim itu sendiri.

“Dari ketiga metode penilaian itu apabila dilaksanakan dengan maksimal, itu tentu nilainya sangat tinggi’, pungkas Brigjen Budi. (penrem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas