Personel Baru Terima Pembekalan Teritorial

Palembang (LR) – Komando Rayon Militer (Koramil) Model adalah bagian dari Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) dan sebagai ujung tombak pelaksana pembinaan wilayah, selain melaksanakan tugas pokok, Koramil Model juga bertindak sebagai pemberi pembekalan pelatihan bagi prajurit yang telah lama bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) maupun prajurit baru yang masih awam tentang tugas pokok satuan kewilayahan. Koramil Model juga merupakan cerminan bagi Koramil lainnya dalam pembinaan teritorial maupun dalam kegiatan pembinaan Satuan.

Koramil 418-06/Kamboja merupakan Koramil Model yang di miliki oleh Kodim 0418/Palembang yang secara fungsi sama dengan Koramil lainnya namun mempunyai tugas tambahan yaitu menyelenggarakan latihan dan pembekalan bagi anggota. Salah satu wujud nyata pemberdayaan Koramil Model adalah memberikan pembekalan kepada anggota, sehingga diharapkan personel yang menjabat sebagai Babinsa mempunyai kemampuan teritorial dan dapat mengaplikasikan di lapangan dalam tugas sehari-hari, sehingga diharapkan dapat melaksanakan tugas kewilayahan dengan baik.

Pembekalan teritorial untuk personel baru sebanyak 40 orang yang saat ini sedang menunggu penempatan di jajaran Korem 044/Gapo, juga dilaksanakan di Koramil 418-06/Kamboja sebagai Koramil Model yang mempunyai fasilitas lebih dibanding dengan Koramil lainnya. Pembekalan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan keterampilan prajurit dalam pembinaan wilayahnya, sehingga diharapkan para prajurit baru ini setelah ditempatkan sebagai Babinsa dapat menjadi pembina teritorial yang cakap dan professional.

Komandan Koramil 418-06/Kamboja Kapten Inf Widodo menyampaikan, pembekalan bagi personel baru diharapakan pengetahuan yang didapat dapat digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai aparat kewilayahan, “Aplikasikan dan terapkan dilapangan dengan baik serta benar sehingga tepat sasaran sejalan dengan perkembangan situasi dan kondisi yang ada di wilayah tugasnya” terangnya.

Lebih lanjut Kapten Widodo mengatakan sebagai unsur pelaksana Koramil yang bertugas melaksanakan pembinaan teritorial (Binter) di wilayah pedesaan, kemampuan Babinsa sangat menentukan keberhasilan Binter, sehingga di dalam melaksanakan tugasnya Babinsa harus selalu berkoordinasi dengan aparat terkait, maupun dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda agar tidak terjadi kegagalan-kegagalan dalam melaksanakan tugasnya. (penrem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas