Pangdam Ajak Warga Kelola Lahan Dan Tidak Membakar

Pangdam II/Swj Mayjen AM Putranto dan Danrem 044/ Gapo Kol Inf Kunto Arief Wibowo

Bayung Lencir (LR) — Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto  melaksanakan kunjungan kerja di Desa Pangkalan Bayat Kec. Bayung Lencir Kab. Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, selasa (05/09/2017)

Pangdam II/Swj serta ibu Anis Putranto dengan didampingi oleh Asops Kasdam II/Swj beserta Ibu di PT. BPP (Bumi Persada Permai) tiba di Distrik Salero Kab. Muba dengan menggunakan Helikopter.

Setiba dilokasi, Pangdam II/Swj beserta rombongan langsung melaksanakan Patroli Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) dengan menggunakan sepeda motor Trail dari PT. BPP Distrik Salero menuju ke Desa Pangkalan Bayat Kec. Bayung Lencir Kab. Muba.

Selanjutnya Pangdam II/Swj beserta rombongan setelah tiba di Desa Pangkalan Bayat.langsung melaksanakan penanaman perdana benih Padi IP 100 dan melaksanakan penebaran Bios-44 dilahan pertanian serta melaksanakan kegiatan ramah tamah.

Kegiatan juga turut dihadiri oleh Danrem 044/Gapo Kol Inf Kunto Arief Wibowo, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin, Para Dandim jajaran, Unsur FKPD Kab. Muba, Ketua Persit KCK PD II/Swj, Danramil 401-05/Bayung Lencir, Kepala Desa Pangkalan Bayat, Masyarakat Desa Pangkalan Bayat dan siswa/i SD, SMP Kec. Bayung Lencir.

Dalam Sambutannya Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto menyampaikan, niat baik ini telah disampaikan oleh Danrem 044/Gapo Kol Inf Kunto Arief Wibowo sejak 3 bulan yang lalu, dan bersyukur dapat terlaksana dengan baik.

Lebih Lanjut Pangdam berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan berkesinambungan, kepada masyarakat dan Babinsa untuk menjaga dan memelihara apa yang telah dilakukan ini dengan baik, dan selanjutnya meminta segera membangun posko pemantauan agar dapat memonitor program ini.

“ Kami dari pihak Kodam II/Swj siap membantu masyarakat apabila masyarakat membutuhkan bantuan dari TNI. Lalu kepada Danrem 044/Gapo saya ucapkan terima kasih yang telah berinisiatif untuk melakukan ini dan semoga dapat menjadi contoh untuk Korem-Korem yang lain,” jelasnya

Jenderal bintang dua ini berharap semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat khususnya Kab. Muba dapat beralih profesi dari yang sebelumnya Illegal Loging dan Illegal Drilling menjadi Petani.

Acara juga diisi dengan pemberian bantuan Sembako, penyerahan bantuan 5 Unit Sepeda Motor jenis Yamaha X-Ride dan tatap muka dengan para Petani di Kab. Muba, lalu bantuan sembako dari Pangdam II/Swj diberikan kepada perwakilan Mantan Illegal Logging menuju Petani, Mantan Illegal Drilling menuju Petani, Masyarakat Peduli Api, Kepala Desa dan Ibu-Ibu PKK. Sedangkan bantuan Sepeda Motor diberikan secara simbolis dari Pimpinan PT. BPP kepada Dandim jajaran Korem 044/Gapo.

Pimpinan PT. BPP Muhammad Iksan yang menyampaikan bahwa PT. BPP bersama dengan jajaran Tripika Kec. Bayung Lencir dibawah Kodim 0401/Muba dan Pemkab. Banyuasin berkomitmen untuk memajukan ketahanan pangan di daerah Kab. Muba.

Ia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Pangdam II/Swj yang telah menyempatkan diri untuk hadir  secara khusus dalam kegiatan tabur perdana benih padi perdana di Desa Pangkalan Bayat Kab. Muba.

“ Ini merupakan kebanggan bagi kami, bisa melaksanakan kegiatan yang langsung dihadiri oleh Pangdam dan orang-orang penting lainnya termasuk Bupati, Serta Danrem 044/Gapo, sehingga kami tambah semangat lagi untuk berkomitmen untuk ikut andil dalam memajukan ketahanan pangan di daerah Kab. Muba.” katanya

Ditempat yang sama Bupati Muba H. Dodi Reza Alex Noerdin mengucapkan selamat datang kepada Pangdam II/Swj dan Danrem 044/Gapo di Bumi Serasan Sekate Kab. Musi Banyuasin.

Ia menhampaikan, pada tahun 2015, telah terjadi bencana alam di Kab. Muba yang merupakan sumber utama bencana yaitu kebakaran hutan lahan. Oleh karenanya  bersama TNI dan masyarakat secara terus menerus bekerja sama dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan sehingga bencana tersebut tidak terulang lagi pada tahun 2017.

“ Pemkab Muba dalam menanggulangi permasalahan karhutla mengeluarkan Perda yang isinya melarang masyarakat membuka lahan dengan cara membakar. Untuk itu, setiap Desa harus memiliki Inventaris alat untuk membuka lahan yang dapat digunakan bagi masyarakat. Pembelian Inventaris tersebut dari dana Desa.” Urai Dodi

Ucapan terima kasih juga Dodi sampaikan kepada unsur pelaksana yakni Korem 044/Gapo dan Kodim 0401/Muba sehingga lahan yang rawan kebakaran dapat dibuka lahan produktif untuk persawahan. (dhie)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas