Ingin Terhindar dari Diabetes Tipe 2, Minum 4 Gelas Kopi

Lentera Rakyat (LR) – Kopi, siapa yang tidak mengenal minuman hitam yang satu ini. Kopi menjadi salah satu minuman paling populer di dunia, di mana banyak sekali kedai kopi yang mudah kita temukan di sekitar kita.

Umumnya, kita meminum kopi untuk membuat kita tetap terjaga. Apalagi saat Anda memiliki segudang pekerjaan, kopi menjadi salah satu ‘teman’ wajib yang ada di samping kita. Namun, manfaat kopi bisa lebih jauh lagi dari sekedar penghilang rasa kantuk.

Ini adalah kabar baik bagi pecinta kopi di seluruh dunia. Sebuah studi menemukan, jika empat cangkir kopi panas setiap hari dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 25 persen. Tapi jangan sembarangan menyeduh kopi, ada tipsnya.

Kopi, siapa yang tidak mengenal minuman hitam yang satu ini. Kopi menjadi salah satu minuman paling populer di dunia, di mana banyak sekali kedai kopi yang mudaha kita temukan di sekitar kita.

Umumnya, kita meminum kopi untuk membuat kita tetap terjaga. Apalagi saat Anda memiliki segudang pekerjaan, kopi menjadi salah satu ‘teman’ wajib yang ada di samping kita. Namun, manfaat kopi bisa lebih jauh lagi dari sekedar penghilang rasa kantuk.

Ini adalah kabar baik bagi pecinta kopi di seluruh dunia. Sebuah studi menemukan, jika empat cangkir kopi panas setiap hari dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 25 persen. Tapi jangan sembarangan menyeduk kopi, ada tipsnya.

Dikutip dari Daily Mail, syarat tersebut hanya berlaku bagi mereka yang minum kopi tanpa kafein, seperti espresso dan kafetelit.

Efek menguntungkan ini berasal dari cafestol, senyawa yang berlimpah dalam kopi, namun dalam berbagai tingkat akan berbeda di berbagai varietas.

Temuan yang dibuat oleh ilmuwan Denmark ini, menambah sejumlah bukti yang menunjukkan bahwa kopi bermanfaat bagi tubuh.

Dalam uji coba pada tikus di Aarhus University Hospital, mereka yang diberi cafestol ditemukan memiliki gula darah lebih rendah dan sensitivitas insulin yang lebih tinggi.

Diabetes tipe 2 disebabkan oleh terlalu banyak glukosa dalam darah, karena cara tubuh mengubahnya menjadi energi yang tidak digunakan dengan baik. Hal ini membuat tubuh kurang sensitif terhadap insulin.

Peneliti utama Dr Fredrik Brustad Mellbye mengatakan: “Konsumsi harian cafestol dapat menunda timbulnya diabetes tipe 2 pada tikus ini. Studi ini menambahkan pengetahuan lebih lanjut tentang mekanisme tindakan zat bioaktif dalam kopi.”

Dia menambahkan bahwa ini adalah ‘kandidat yang baik’ untuk pengembangan obat untuk mengobati atau mencegah penyakit diabetes tipe 2, yang bisa berakibat fatal pada manusia.

Temuan yang diterbitkan dalam American Chemical Society’s Journal of Natural Products, menepis mitos bahwa efek positifnya semata-mata berasal dari kafein.

Hasilnya ini juga tetap mengacu dengan pedoman resmi yang merekomendasikan bahwa, orang dewasa harus mengkonsumsi tidak lebih dari 400 miligram kafein setiap hari.

Jumlah ini bisa ditemukan di delapan cangkir teh, atau lima kaleng minuman energi Red Bull, atau lebih dari 10 kaleng Coca Cola.

Diabetes tipe 2 adalah pembunuh tersembunyi dan bisa menyebabkan gagal jantung, kebutaan, penyakit ginjal dan amputasi kaki.

Ada lebih dari 380 juta penderita kondisi yang dapat dicegah di seluruh dunia, terutama karena tingkat obesitas meningkat dan makanan yang tidak sehat. Meskipun penelitian ini masih terus dikembangkan.

Catatan penting: minum kopi yang baik jangan pernah menggunakan gula. Jika Anda ingin terasa lebih manis, gunakan madu. (viva.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas