Taksi Konvensional dan Online Diminta Jaga Kondusifitas

Palembang (LR) — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meminta kepada angkutan umum konvensional dan taksi online untuk tetap menjaga kondusifitas di wilayah sumsel, terutama mengenai masalah persaingan angkutan.

Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar, usai memberikan penghargaan kepada insan olahraga senin (11/09/2017) diruang Auditorium Bina Praja mengatakan perlu diketahui bahwa kebijakan mengenai taksi online adalah kewenangan pemerintah pusat, pemerintah provinsi hanya menjalankan dan cuma melaksanakan saja kebijakan tersebut.

Menurut Nasrun, kemajuan teknologi yang ada seperti yang terjadi saat ini tidak bisa dibendung begitu saja, hal yang sama juga dilami oleh negara-negara lain didunia. Namun sebagai pemerintah tentu akan berusaha melambuat kebijakan yang kemudian diharapkan mampu menjadi solusi kedua pihak.

“Kita akan pakai pola pendekatan yang sama-sama saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, baik konvensional maupun taksi online,”jelasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, hingga saat ini pemerintah masih melakukan kajian sampai dengan 1 November terkait revisi permenhub mengenai aturan operasional taksi online. Oleh karenanya silahkan ditunggu hasilnya.

Ditegaskan lagi oleh Nasrun, untuk menjaga kondusifitas di Disumsel, pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk sama-sama menjaga keamanan serta memberikan pemahaman kepada keduabelah pihak.

“Itu sesuai arahan pak Gubernur, agar tetap menjaga keamanan terkhusus menghadapi pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang,” tegas Nasrun. (dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas