Badai Irma Hantam ‘Pennywise’ dan Perfilman Florida

Lentera Rakyat — Kejadian badai Irma yang menghantam Florida bukan hanya berdampak pada kehidupan masyarakat tenggara Amerika Serikat itu, melainkan juga perfilman Hollywood dan lokal setempat.

Diberitakan Hollywood Reporter, lebih dari 175 bioskop yang berada di Florida dan sebagian besar dimiliki jaringan besar terpaksa tutup lapak selama serangan badai Irma.

Badai Irma telah menghantam Amerika Serikat sejak beberapa hari lalu dan membuat bencana angin kencang, gelombang tinggi, serta hujan amat deras.

Sebelumnya, Amerika Serikat telah diterpa baday Harvey yang menghantam sejumlah daerah seperti Houston.

Badai Irma, sebagai salah satu badai paling berbahaya dalam sejarah, telah menghantam pesisir Florida yaitu jajaran karang Florida Key pada Minggu (10/9) pagi dan sebanyak enam juta penduduk Florida telah diungsikan akibat hantaman badai Irma.

Sejak dihantam pada Minggu (10/9) pagi, salah satu sumber eksekutif Hollywood melaporkan hampir tidak ada sama sekali pengunjung ke bioskop hingga tengah hari di seluruh penjuru negara bagian Florida.

Namun, beberapa daerah di Florida utara dekat dengan perbatasan Georgia masih mencatat kunjungan penonton.

Di sisi lain, Warner Bros dan New Line Cinema tengah was-was menanti dampak lanjutan dari badai Irma pada film terbaru mereka, It.

Film thriller yang diangkat dari novel berjudul sama karangan Stephen King itu sukses menakuti penonton hingga mendapatkan uang pemasukan perdana hingga US$117,2 juta

Meski jumlah tersebut akhirnya menghentikan pendapatan akhir pekan box office terburuk yang telah berlangsung selama beberapa minggu, It masih meleset dari perkiraan yang dipatok pada US$122 juta hingga US$123 juta.

Sumber dalam Warner Bros mengatakan pihak rumah produksi makin waspada setelah melihat kemampuan badai Irma mencegah studio mendapatkan tambahan pemasukan US$4 juta hingga US$5 juta.

Namun, salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab melesetnya target pembukaan dari sang Pennywise si badut menyeramkan adalah adanya pertandingan National Football League di akhir pekan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas