Jangan Konsumsi Dua Minuman Ini saat Terbang

Lentera Rakyat – Melakukan kegiatan traveling akan menyenangkan untuk dijalani. Pergi ke tempat baru dan merasakan kebudayaan, masakan hingga bahasa yang berbeda akan memberikan pengalaman paling menyenangkan.

Untuk mendapatkan kesenangan itu semua, kita harus menempuh jarak ratusan kilometer. Namun, terkadang kesenangan itu pun harus terganjal dengan kondisi mual (mabuk perjalanan).

Jika melalui perjalanan darat kita bisa berhenti sejenak di sebuah area peristirahatan untuk menghilangkan rasa mabuk itu. Tapi bagaimana jika menggunakan pesawat? Pasti akan sulit karena kita tidak bisa menghentikan pesawat itu sesuka hati.

Mabuk udara akibat naik pesawat terjadi akibat adanya tekanan udara dalam pesawat yang jauh lebih rendah dibandingkan di darat, dapat memicu udara masuk ke usus dan menyebabkan kembung hingga mual.

Lalu, makanan apa yang perlu diperhatikan ketika ingin melakukan travelingmenggunakan pesawat? Berikut ini tips untuk menghindarkan rasa mual dan mabuk selama perjalanan udara yang dibeberkan oleh Chef on Board Garuda Indonesia, Dery Irawan,dikutif dari  VIVA.co.id baru-baru ini.

Derry menjelaskan, penumpang sebaiknya mengonsumsi makanan yang memiliki zat asiditi (asam). Zat asiditi ini akan meredam atau mengurangi rasa mual berlebih ketika berada di atas pesawat.

“Saya rekomendasikan apel hijau kan tidak terlalu asam. Selain itu bisa meminum jus apel atau jus jeruk. Keduanya bisa meredam atau mengurangi rasa mual,” katanya.

Dalam penerbangan pun kita tidak diperbolehkan mengonsumsi minuman berkafein seperti susu atau kopi. Sebab selain membuat mual, keduanya akan menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi ketika berada di atas ketinggian.

“Tekanan darah ketika di udara akan berkurang, kalau kita minum itu akan membuat kita kehilangan cairan dalam tubuh. Kalau minum susu malah akan tambah mual,” terang Derry.

Ia pun menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang berat satu jam sebelum pesawat lepas landas dan usahakan untuk tidak makan berlebihan.

“Makan berat tidak apa-apa. Yang penting jangan lima menit sebelum take off makan, itu akan mual. Kalau orang yang sering terbang dan sudah terbiasa tidak masalah. Nah kalau yang tidak terbiasa ini akan jadi masalah,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas