Target Satu Desa Satu PAUD Sumsel Belum Maksimal

Palembang (Lentera Rakyat)  — Target Pelaksanaan Program Nasional pendirian satu lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di setiap desa dalam wilayah yang dilaksanakan di wilayah Sumatera Selatan tidak berjalan mulus, sesuai yang diharapkan oleh Pemerintah.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Drs. Widodo. Mpd, jum’at (06/10/2017) menjelaskan jika merujuk kepada  data dari Program Kemendikbud  mengenai target “Satu Desa Satu PAUD” yang telah digulirkan sejak 2016, dimana target  untuk mendirikan satu lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) setiap desa, hingga kini dari 17 kabupaten dan kota baru terealisasi di empat daerah,

” Untuk saat baru empat daerah yang telah menjalankan program nasional itu secara maksimal yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Lahat, dan Kota Prabumulih,” Jelasnya

OLeh karenanya pemerintah Sumsel akan melakukan  koordinasi dengan kabupaten/kota yang belum merealisasikan program tersebut. Sebab itu merupakan program nasinonal yang memrintahkan semua desa di daerah harus memiliki lembaga pendidikan anak usia dini, dengan harapan nantinya memudahkan masyarakat untuk menjangkaunya.

“Khususnya untuk Pendidikan anak usia dini, tentu cukup penting terutama untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa yang profesional, cerdas, dan berintegritas.” urainya

Selanjutnya Widodo juga meminta kepada setiap daerah, selain menyediakan tempat pendidikan anak usia dini, juga meningkatkan tenaga pendidik dengan memberikan kesempatan kepada mereka mengikuti berbagai pelatihan dan melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan begitu kedepan diharapkan dapat meningkatkan kualitas anak-anak sesuai yang diharapkan sebagai generasi penerus bangsa itu.

” Pemerintah tetap optimis jika semua berjalan dengan baik, maka Program Satu Desa Satu PAUD di provinsi akan  terealisasi seperti yang ditargetkan,” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas