Souvenir Boneka Pengantin dari Songket dan Jumputan

Palembang (Lentera Rakyat) – Layaknya negara-negara maju, Sumatera Selatan (Sumsel) tidak pernah kehabisan akal untuk menciptakan inovasi-inovasi baru. Seperti yang dilakukan Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel menggelar pelatihan pembuatan cinderamata di Aula TP PKK Rajawali Selasa (10/10).

Tak hanya cinderamata para kader PKK ini juga dilatih mengukir buah dan sayur.

Wakil Ketua I PKK Sumsel Hj. Tartilah Ishak mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memajukan kesejahteraan masyarakat, melalui pelatihan ketrampilan.

Pembuatan Souvenir ini sengaja dipilih sebagai salah satu kegiatan yang sederhana, namun memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Melalui kegiatan ini pula, ia mengharapakan ibu-ibu kader PKK mampu merealisasikan usaha kecil yang dapat membantu meningkatkan perekonomian.

“Saya harap souvenir yang dibuat dari songket dan jumputan ini nanti, menjadi icon Sumsel yang terkenal hingga mancanegara,” ungkapnya

Apalagi, lanjutnya, 2018 nanti akan banyak tamu-tamu dari 45 negara Asia, sudah pasti souvenir ini sendiri mampu menerobos pasaran. Untuk mengenai harga, Tartilah mengaku, menyesuaikan dengan permintaan,  berkisar dari Rp. 75.000-Rp.100.000.

“Sama halnya kalau cinderamata Paris ada  menaranya, kalau Kuala Lumpur ada Petronasnya, kalau kita ada boneka songket pengantin. Kegiatan ini adalah program kerja tahunan PKK, manfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin,” pungkasnya

Untuk diketahui, souvenir boneka pengantin ini sendiri dibuat dari bahan dasar perca kain songket dan pita satin. Kain-kain ini dikemas sedemikian rupa menjadi boneka-boneka cantik yang berdaya jual tinggi. (dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas