TMMD Ke-100, Kodam II/Swj Buka Isolasi Daerah

Pali (Lentera Rakyat) — Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 100 tahun 2017, di wilayah Kodam II/Swj sudah mencapai 86,2 persen dari  sasaran fisik dan non fisik.
Sasaran fisik yang dibangun antara lain adalah pembangunan jalan dan pembuatan badan jalan sepanjang 26,15 Km, yang saat ini kemajuannya telah mencapai rata-rata 96,5 %. Pembangunan jalan/pembuatan badan jalan tersebut tersebar di 4 wilayah, yakni pembuatan badan jalan sepanjang 8,55 Km diwilayah Kodim 0407/Bengkulu Tengah, Kec. Karang Tinggi dan Pondok Kubang, pembuatan jalan sepanjang 11 Km di wilayah Kodim 0415/BTH, Kec. Sekernan, pembuatan badan jalan sepanjang 1,6 Km di wilayah Kodim 0422/LB, Kec. Ngambur dan pembuatan badan jalan sepanjang 5 Km di wilayah Kodim 0404/Muara Enim, Kec. Talang Ubi Kab. Pali.
 
Selain pembangunan jalan , juga melaksanakan pembuatan 8 unit jembatan yang meliputi 4 unit pembuatan jembatan darurat di wilayah Kodim 0407/Bengkulu Tengah, 1 unit pembuatan  jembatan kayu 10 persegi di wilayah Kodim 0407/Bengkulu Tengah, 1 unit  pembuatan jembatan dan 1 unit renovasi jembatan di wilayah Kodim 0422/LB, serta 1 unit pembuatan jembatan sepanjang 10 m di wilayah Kodim 0404/Muara Enim
 
Kapendam II/Swj Letkol Inf Imanulhak, S.Sos menjelaskan bahwa melalui pembangunan insfrastruktur jalan maupun jembatan ini diharapkan akan membuka keterisolasian daerah. 
“Dengan adanya pembangunan jalan dan jembatan, tentunya akan memperlancar akses dari dan ke wilayah tersebut sekaligus membuka keterisolasian antar desa di daerah-daerah terpencil, serta membantu lancarnya mobilitas kegiatan perekonomian warga masyarakat”, tandas Letkol Inf Imanulhak.
 
Kegiatan TMMD ke – 100 yang dilaksanakan sejak tanggal 27 September 2017 lalu, akan ditutup secara serentak pada tanggal 26 Oktober 2017. Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Mulyono beserta rombongan dijadwalkan akan hadir dan menutup TMMD ke – 100 di Ds. Ujung Karang Kec. Karang Tinggi, Kab. Bengkulu Tengah, pada Kamis (26/10) serta akan dihadiri FKPD Provinsi Bengkulu, Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM Putranto, S.Sos beserta para pejabat teras Kodam II/Swj.
 

Lebih lanjut Kapendam II/Swj juga mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat, khususnya masyarakat yang wilayahnya dijadikan obyek TMMD secara bergotong royong, sehingga 4 hari waktu yang tersisa, seluruh sasaran program TMMD baik yang bersifat fisik maupun non fisik dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu serta hasilnya dapat dinikmati oleh rakyat. (Pendam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas