Sumsel Siap Jadi Host UEA Summit 2019

Palembang (Lentera Rakyat)  – Didampingi sembilan bupatinya, gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menerima kedatangan Sekretaris Jendral Urban Environmental Accords (UEA) Mr Lim Nak Pyong dari Korea Selatan, di ruang rapat Griya Agung, Jumat (27/10/2017). Dalam kesempatan ini Alex Noerdin memastikan Sumsel siap jadi tuan rumah UEA Summit 2019.

” Jangan khawatir soal persiapan, karena kami sudah sering jadi tuan rumah event berskala internasional. Kami punya convention hall yang bisa menampung ribuan peserta. Semua infrastruktur itu akan selesai sebelum Asian Game. Kami siap jadi tuan rumah walaupun kami belum menjadi anggota UEA,” jelas pelopor sekolah gratis tersebut.

Lebih jauh Alex mengatakan, penawaran ini jelas jadi kesempatan bagi bagi Sumsel terutama pemerintah kabupaten dan kota. Karena ini bisa dinadikan moment daerah untuk lebih open minded  tentang lingkungan. Seperti diketahui UEA sendiri jelas Alex merupakan  organisasi di bawah di bawah PBB yang memiliki fokus pada masalah kesesuaian lingkungan dan perkotaan.

Diapun mengapresiasi pihak Sekjen UEA yang memilih Sumsel sebagai tuan rumah dibandingkan Taipei. Karena kata Alex pemilihan Sumsel sebagai host sudah sangat tepat mebgingat luas Sumsel yang besar dengan kekayaan keanekaragaman hayati yang melimpah. Terlebih saat ini tren dunia sedang hangat membahas masalah lingkungan.

Menurut Alex di Sumsel utamanya Palembang sebenarnya sudah sejak beberapa tahun menerapkan transportasi ramah lingkungan. Termasuk untuk transportasi pendukung Asian Games mendatang yang akan menggunakan hydrogen car bagi para tamu, atlet dan official.

“Ini pasti banyak manfaatnya. Kalau ini jadi kita akan ajak peserta Summit eco tour ke berbagai kabupaten yang ada di Sumsel” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Jendral Urban Environmental Accords (UEA) Mr Lim Nak Pyong dari Korea Selatan mengatakan kedatangan mereka ke Palembang kemarin mulanya untuk melihat langsung kondisi Kota Palembang. Setelah mereka berkeliling selama dua hari termasuk ke kawasan Jakabaring mereka akhirnya mantap memilih Palembang sebagai calon tuan rumah UEA Summit 2019.

“Kami sangat berterima kasih sekali atas apresiasi pemerintah daerah Sumsel khususnya gubernur. Setelah melihat langsung berkeliling selama dua hari kami yakin Palembang pas untuk tuan rumah,”  ujarnya.

Meskipun Palembang belum menjadi tuan rumah tak masalah bagi mereka asalkan sudah mendapatkan support dari gubernur.

Dalam kesempatan itu nanti para peserta akan membahas dan mencari teknologi modifikasi untuk energi  terbarukan dari batubara, CPO dan penvolahan sampah.  Selain Palembang, sebelumnya jelas dia Taipei mengajukam diri menjadi tuan rumah penyelanggaraan UEA Summit 2019. (dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas