Kasus BLBI, KPK Periksa Peran Thomas Maria

Jakarta (Lentera Rakyat) – KPK memeriksa mantan pejabat Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Thomas Maria terkait penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) oleh eks Ketua BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung terhadap Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). Penyidik mendalami proses internal selama Thomas menjabat.

“Yang bersangkutan berada dalam posisi sebagai team leader di BPPN yang tentu kita pelajari lebih lanjut proses internal apa yang dilakukan di BPPN,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, dikutif dari detik.com Kamis (2/11/2017).

“Dan apakah ada dokumen-dokumen dan surat-surat yang kemudian ditandatangani atau ada peran dari yang bersangkutan dalam proses persuratan atau penerbitan tersebut. Kami masih menyisir satu persatu proses di internal BPPN,” lanjutnya.

Thomas Maria sendiri pernah menjabat sebagai Team Leader Loan Work Out I Asset Management Credit (LWO-I AMC) BPPN 2000-2002. Sementara dalam pemeriksaan sebelumnya dia diminta keterangan terkait proses dan alur di BPPN sehingga SKL untuk BDNI bisa terbit.

Syafruddin menjadi tersangka terkait penerbitan SKL terhadap Sjamsul Nursalim selaku pemegang saham pengendali BDNI, yang memiliki kewajiban kepada BPPN.

KPK menyebut Syafruddin mengusulkan disetujuinya KKSK perubahan atas proses litigasi terhadap kewajiban obligor menjadi restrukturisasi atas kewajiban penyerahan aset oleh obligor BLBI kepada BPPN sebesar Rp 4,8 triliun.

Dalam audit terbaru BPK, KPK menyebut nilai kerugian keuangan negara dalam kasus ini menjadi Rp 4,58 triliun. Nilai itu disebabkan Rp 1,1 triliun yang dinilai sustainable kemudian dilelang dan didapatkan hanya Rp 220 miliar. Sisanya Rp 4,58 triliun menjadi kerugian negara.

Sementara itu, KPK pernah memanggil Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim, yang masih berstatus tersangka sebanyak dua kali. Namun keduanya absen. Pasangan ini diketahui masih berada di Singapura. Di lain pihak, KPK terus berupaya menyampaikan surat panggilan pemeriksaan bekerja sama dengan otoritas setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas