Makna Baik di Balik Tanggal Pernikahan Kahiyang-Bobby

Lentera Rakyat – Rabu pagi ini, 8 November 2017, putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu akan dinikahi oleh sang kekasih, Bobby Nasution. Rencananya, akad nikah akan digelar sekitar pukul 09.00 WIB, di gedung Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah.

Akad nikah akan dilanjutkan dengan resepsi untuk tamu VVIP pada siang hari dan untuk umum pada malam harinya.

Jika biasanya pernikahan diselenggarakan di akhir pekan, Kahiyang dan Bobby memilih untuk menggelarnya di weekday, atau hari biasa. Apa alasannya?

Kakak sulung dari Kahiyang, Gibran Rakabuming Raka menuturkan bahwa pernikahan sang adik tercinta tak bisa diselenggarakan pada Sabtu dan Minggu. Itu, karena gedung tempat digelarnya acara yang notabene merupakan gedung milik Jokowi sudah penuh disewa di akhir pekan.

Selain itu, bagi orang Jawa, sudah merupakan hal yang lumrah untuk mencari hari baik menurut tanggalan Jawa.

“Ini memang ada hitung-hitungannya, tanggal baiknya. Tetapi, yang paling menentukan itu, karena Sabtu, Minggu tidak bisa,” ujarnya.

Budayawan, Sulistyo Tirtokusumo mengatakan bahwa perhitungan tanggalan, atau kalender Jawa untuk mencari hari baik pernikahan ditentukan oleh beberapa hal.

“Biasanya, untuk hari pernikahan dicari hari baiknya oleh pakar primbon. Pemilihan hari baik tersebut disesuaikan dengan hari lari, weton dan wuku dari kedua mempelai,” ucap Sulis, Dikutif dari VIVA, Selasa 7 November 2017.

Kahiyang lahir pada Sabtu Pon, 20 April 1991. Sedangkan Bobby, lahir pada Jumat Wage, 5 Juli 1991.

Menurut hitung-hitungan kalender Jawa, berdasarkan hari lahir keduanya, Rabu Pahing, 8 November 2017, masuk ke dalam kategori hari baik.

Pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Kesenian di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI itu juga mengatakan, ada harapan-harapan baik dengan dipilihnya hari tertentu sebagai hari pernikahan orang Jawa.

“Dengan penentuan hari baik, harapannya agar acaranya berjalan lancar dan sukses, serta pengantinnya bisa kekal sampai akhir hayat, dan segera mempunyai keturunan, serta rumah tangganya rukun, sejahtera selamanya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas