Kodam II/Swj Peringati Hari Pahlawan Dan Nobar Bersama Veteran

Palembang (Lentera Rakyat) — Memperingati hari Pahlawan, jumat (10/11/2017) jajaran Kodam II/Swj menggelar nonton Film Merah Putih Memanggil di bioskop-bioskop XXI PS Mall Palembang bersama para Veteran penuang kemerdekaan.

Pangdam II/Swj Mayjen AM Putranto didampingi Komandan Korem 044/Gapo Kol Inf Kunto Arief Wibowo,  mengatakan, Film yang berdurasi sekitar 112 menit ini mengisahkan tentang perjuangan pasukan elite TNI dalam menyelamatkan sandera dari sekelompok teroris Internasional, diharapakan mampu membangkitkan semangat bagi generasi penerus bangsa mengisi kemerdekaan bangsa.

Oleh karenanya kata Pangdam sebagai generasi penerus, melalalui moment ini dan melibatkan para veteran pejuang, TNI ingin ada kedekatan langsung dengan pelaku sejarah dahulu.

“Hormat kami kepada para pejuang, kalau tidak mereka, bangsa ini tidak akan lahir, oleh karenanya kami ingin kegiatan ini jadi moment kami untuk saling bertukar pengalaman,” jelas Jenderal Bintang II ini.

Dilanjutkannya, Film bergenre laga ini diperankan oleh artis film kenamaan, seperti Maruli Tampubolon, Restu Sinaga, Prisia Nasution. Selain para bintang kenamaan, film ini juga diperankan oleh prajurit aktif, dan melibatkan pasukan Kopassus, Kostrad, Kopaska hingga TNI AU. Sebagai bukti TNI hadir untuk rakyat.

 

Selain itu tambahnha, film ini untuk memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI), setiap saat selalu siap dalam melaksanakan tugas dalam menghadapi setiap ancaman yang akan memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia baik dari dalam maupun luar negeri.
“Kami harap masyarakat Indonesia dapat mengetahui bahwa Indonesia mempunyai Prajurit TNI yang tangguh, yang selalu siap menjalankan tugas demi Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan TNI ini adalah milik rakyat, berasal dari rakyat dan untuk rakyat,” tegasnya.
Sementara salahsatu pejuang veteran Abdul Wahab mengaku banyak perbedaan yang dengan pola perjuangan masa dahulu sperti yang dia alami, dimana berjuang menghadapi peperangan dengan alat sedanya. Namun sekarang alat yang dimiliki TNI sudah jaub lebih baik.
“Kalau dulu makan, senjata, peluru nyari sendiri, nah kalaj sekarang semua sudah disiapkan, oleh karenya itu jauh lebih baik,” katanya.
Ia juga menyinggung masalah kesejahteraan yang dulu tidak sebaik sekarang, banyak para veteran yang tidak memiliki rumah setelah lepas dari tugas. Sehingga diharapkan kedepan itu tidak terjadi lagi kepada para prajurit. (Dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas