DPR RI Pantau Progres Pemeliharaan,Pembangunan Jalan Dan Jembatan

Palembang (Lentera Rakyat) — Komisi V DPR RI meninjau dan memantau progres pemeliharaan, pembangunan jalan dan jembatan yang dibangun Sumater Selatan, yang hingga saat ini masih ada kendala sedikit terkait dengan pembebasan lahan.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Anton Sukartono Suratto usai mendengan paparan dari pihak Balai Besar Pelaksasanaan Jalan Nasional (BBPJN) rabu (29/11/2017) mengatakan masalah pembebasan lahan memang sering menjadi kendala setiap proyek pembangunan di Indonesia, namun itu tentu sudah bisa diatasi.

“Memang masalah pembebasan itu di mana-mana aja selalu terjadi, tapi  Insya Allah bisa ditekan, dan pembangunan bisa dilajutkan sesuai target,” katnya.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan mengenai masalah jembatan, juga dipertanyakan mengenai perkembangannya, mulai dari masa pemeliharaan, hingga bagaimana membuat jembatan aman bagi masyarakat, sehingga perlu pemeliharaan yang maksimal.

“Maunya saya jembatan tetap ada pemeliharaan dengan baik, sebab sebagus-bagus apapun jembatan apabila tidak dirawat dia pasti ada capeknyanah kita  ngecek disini bagaimana pemeliharaannya,” urainya.

Untuk itu ada anggaran sebesar ada 20 miliar anggaran untuk pemeliharaan jembatan tersebut, meski secara detail tidak dijelaskan, karena secara khusus DPR RI tidak punya best practice mengenai jumlah yang sebenanrnya untuk pembiayaan pemeliharaan jembatan yang harusnya terpenuhi.

Kalau di Batam ada anggaran sebesar 34 miliar,  lalu kalau di Sumsel harusnya melihat seperti anggran pemeliharaan diluar sperti di London Bridge atau di Amerika itu berapa, disana tentu aka ada patokan seberapa besar dana yang harus diperisiapkan untuk pemeliharaan.

“ Untuk memelihara jembatan masih belum jelas,  Jadi saya berharap ada satuan baku di mana semua tempat tidak sama kondisinya berbeda, sehingga kedepannya jika ada perbaikan akan tertangani dengan baik, tugas kami sebagai fungsi pengawasan adalah untuk hal itu,” jelasnya

Lalu yang terpenting lainnya adalah bagaimana mencegah jembatan itu cepat rusak karena hal-hal yang tidak diperkirakan, seperti di Batam misalnya bagaimana mencegah jembatan itu tidak kesamber listrik, dan mencegah jembatan itu sendiri menjadi tempat bunuh diri. (Dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *