Pusterad Gelar Kajian Korem dan Kodim Yang Akan Naik Statusnya

Palembang (Lentera Rakyat) — Pengembangan organisasi TNI AD setingkat Komando Resort Militer (Korem) dan Komando Distrik Militer (Kodim) di jajaran Kodam II/Sriwijaya dalam waktu dekat ada 5 Korem dan 5 Kodim yang dikembangkan, dimana selama ini Korem yang dijabat oleh Perwira berpangkat Kolonel akan dijabat oleh Perwira Bintang Satu (Brigadir Jenderal) dan untuk Kodim yang dijabat oleh Perwira menengah berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) akan dijabat oleh Perwira berpangkat Kolonel.

Untuk memenuhi persyaratan pengembangan organisasi satuan tersebut, Tim dari Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) yang dipimpin oleh Kolonel Inf Mochammad Hasan melakukan penelitian dan survey kajian dalam rangka peningkatan status Korem dari type B menjadi type A dan Kodim yang dipimpin perwira berpangkat Letkol menjadi Kolonel bertempat di Ruang Yudha Makorem 044/Gapo Jln. Jenderal Sudirman KM 4,5 Palembang, Rabu, (31/1/2018).

Satuan yang akan dikembangkan di jajaran Kodam II/Sriwijaya, adalah untuk setingkat Korem meliputi Korem 041/Gamas di Bengkulu, Korem 042/Gapu di Jambi, Korem 043/Gatam di Bandar Lampung, Korem 044/Gapo di Palembang dan Korem 045/Gaya di Pangkal Pinang. Sedangkan satuan setingkat Kodim yaitu Kodim 0407/Bengkulu, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kodim 0413/Bangka di Pangkal Pinang, Kodim 0415/Batanghari di Kota Jambi dan Kodim 0418/Kota Palembang.

Dalam amanat Komandan Pusterad Mayjen TNI Hartomo yang dibacakan oleh Ketua Tim Pusterad Kolonel Inf Mochammad Hasan disampaikan, bahwa kegiatan penelitian dan survey kajian dalam rangka peningkatan status Korem dan Kodim ini pada hakekatnya diprioritaskan pada pencapaian tugas pokok TNI AD dengan pertimbangan aspek ancaman, aspek beban tugas, aspek beban kerja dan aspek kesetaraan pangkat dan golongan.

“Kesetaraan pangkat dan golongan berkaitan dengan tugas Korem maupun Kodim yang memiliki keterkaitan koordinasi pejabat Instansi lain di wilayah, kesetaraan ini yang menjadi salah satu keefektifan dalam komunikasi dan koordinasi yang lebih optimal dalam mengambil keputusan strategis”, terang Danpusterad.

Lebih lanjut Danpusterad menyampaikan, diseluruh Indonesia ada 44 Korem dan baru ada 11 Korem yang berstatus type A berada di daerah perbatasan dan rawan konflik. Sedangkan Kodim ada 302 satuan pada saat ini baru ada 8 Kodim type A yang dipimpin oleh Pamen berpangkat Kolonel.

“Dalam waktu dekat direncanakan ada 21 Korem dan 37 Kodim yang akan ditingkatkan statusnya menjadi type A termasuk 5 Korem dan 5 Kodim di jajaran Kodam II/Sriwijaya,” jelasnya.

Selain itu Danpusterad berharap, dengan peningkatan Korem dan Kodim menjadi type A akan berpengaruh langsung terhadap peningkatan kemampuan satuan dan efektifitas Kodal maupun komunikasi dalam Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) dengan memperkecil kesenjangan kepangkatan, “pungkasnya”.

Sementara itu, Aster Kasdam II/Sriwijaya Kolonel Inf Rionardo mengatakan, peningkatan status Korem danKodim di satuan jajaran Kodam II/Sriwijaya  ini dalam upaya untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas Binter Satkowil yang semakin dinamis dan kompleks dilihat dari aspek wilayah strategis, perbatasan dan kepulauan.

“Dengan performa satuan ini akan lebih baik dalam hal penyelesaian masalah daerah termasuk koordinasi dan komunikasi yang lebih mudah,” ungkapnya. (Penrem-dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *