Danrem 044/Gapo Tebar Bios 44 Di Kolam Ikan

Palembang (Lentera Rakyat) — Untuk memaksimalkan dan membantu masyarakat dalam peningkatan produktivitas hasil pertanian, perkebunan dan perikanan dengan penggunaan Bios 44, Komandan Korem 044/Garuda Dempo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. bersama Perwira dan anggota yang tergabung dalam Tim Gator Korem 044/Gapo melakukan sosialisasi dan penebaran Bios 44 di kolam ikan Dusun Setia Harapan Desa Sungai Rengit Kec. Talang Kelapa Kab. Banyuasin, Jumat (16/2/2018).

Dalam kegiatan ini, Danrem 044/Gapo beserta rombongan menggunakan Sepeda untuk menuju Dusun Setia Harapan dari Makorem 044/Gapo dan setibanya di lokasi secara langsung Danrem 044/Gapo memberikan sosialisasi kepada masyarakat budidaya ikan yang tergabung dalam kelompik tani Harapan di Dusun Setia Harapan.

Dalam sosialisasinya disampaikan bahwa, Bios 44 adalah Bio Struktur (Dekomposer Gambut) yang merupakan agen hayati yang dapat mempercepat proses pembusukan material organik lahan gambut. Selain mengatasi kebakaran lahan gambut juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan juga dapat menetralisasi limbah serta menyuburkan lahan bekas tambang.

Lebih lanjut Danrem juga menyatakan, di wilayah Sungai Rengit yang mayoritas merupakan lahan gambut sangat cocok untuk diberi Bios 44 pada kolam budidaya ikan maupun persawahan dan perkebunan, karena dengan diberi Bios 44 ini dapat menteralisir keasaman tanah atau meningkatkan Ph tanah, sehingga ikan maupun tanaman akan tumbuh dengan subur, sehinga akan meningkatkan hasil produktivitasnya.

Usai memberikan sosialisasi Bios 44, dilanjutkan penebaran Bios 44 di salah satu kolam ikan milik H. Somad dengan luas lahan 4 Ha terdiri dari 28 kolam ikan yang berisi ikan jenis lele, gabus, patin, nila dan gurami. Terlihat masyarakat yang hadir sangat antusias mengikuti kegiatan ini, karena Bios 44 dapat memberikan solusi sebagai pupuk alternatif dalam mengembangkan budidaya ikan maupun tanaman, dimana pakan ikan maupun pupuk organik saat ini dirasa sangat memberatkan bagi petani.

Pemilik lahan H. Somad (53) mengaku senang mendapat bantuan Bios 44 sebagai pupuk alternatif dalam budidaya ikannya, “Disini daerah lahan gambut yang airnya masam, untuk pelihara ikan susah karena banyak yang mati dan perkembangannya sangat lambat, dengan adanya Bios 44 ini kami berharap ikan peliharaan tidak mati lagi dan pertumbuhannya dapat normal cepat besar” ungkap Haji Somad.

Sementara itu, Kepala Dusun Setia Harapan yang juga Ketua Poktan Harapan Bapak Parjo mengatakan, pada awalnya mengenal Bios 44 berkat informasi dari Danramil 401-08/Talang Kelapa Kapten Kav Janti Sianturi. Dimana Bios 44 inovasi Korem 044/Gapo adalah dalam rangka mencegah Karhutla, sekarang Bios 44 telah berkembang digunakan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan.

“Saya minta pada Pak Danramil untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat Sungai Rengit tentang penggunaan Bios 44 ini, ternyata bukan saja Pak Danramil yang datang dan nyampaikan, malah Danrem 044/Gapo langsung yang datang bahkan datang sambil Gowes,” ungkap Kadus.

Kadus Setia Harapan Bapak Parjo mewakili seluruh masyarakat menyampaikan terimakasih kepada Korem 044/Gapo yang telah memberikan sosialisasi dan bantuan Bios 44 untuk masyarakat Kelompok Tani Harapan Dusun Setia Harapan Desa Sungai Rengit Kec. Talang Kelapa Kab. Banyuasin. (penrem-dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *