Festival Film Cannes Larang ‘Selfie’ di Karpet Merah

Lentera Rakyat — Swafoto alias selfie mulai dianggap mengganggu dan merugikan orang lain. Apalagi jika itu dilakukan di karpet merah sebuah pagelaran bergengsi. Itu yang membuat Festival Film Cannes di Perancis melarang swafoto di karpet merah selama acara berlangsung.

Keputusan itu ditegaskan oleh Direktur Cannes Film Festival, Thierry Fremaux.

Katanya, itu sudah menjadi keputusan yang diambil oleh Presiden Cannes Film Festival, Pierre Lescure. Aturannya, siapa pun-meski itu artis sekali pun-yang melewati karpet merah penyelenggaraan Cannes ke-71 pada 8-19 Mei mendatang, dilarang melakukan swafoto.

“Gangguan yang berarti diciptakan oleh praktik swafoto. [Itu] menggangu pengalaman di karpet merah, yang berarti mengganggu festival secara keseluruhan,” kata Fremaux dalam sebuah wawancara dengan majalah Film Francais yang terbit Jumat (23/3).

Ia melanjutkan, mengambil gambar diti sendiri menggunakan ponsel meremehkan kemegahan Cannes. Secara teknis, itu juga dianggap mengganggu lalu lintas di karpet merah, tempat selebriti biasa berlalu-lalang. Selama ini, banyak orang mencoba swafoto dengan mereka.

Fremaux sendiri memang tidak suka swafoto sejak kegiatan itu mulai dikenal. Menurutnya, tindakan itu konyol dan aneh. Sudah banyak pula swafoto yang berujung bahaya.

Selain pelarangan swafoto, Festival Film Cannes tahun ini juga mengubah jadwal pemutaran film kompetisi yang melibatkan media dan publik. Mereka tidak lagi bisa menonton film itu sebelum penayangan perdananya. Alih-alih, kritikus dan media akan menonton film-film yang berkompetisi, dalam waktu yang bersamaan dengan penayangan perdananya di bioskop.

Itu jika jadwal pemutaran film pukul tujuh malam. Jika penayangan perdana film adalah pukul 10 malam, publik dan media harus menunggu sampai pemutaran keesokan harinya.

Mengutip The Hollywood Reporter, keputusan itu diambil karena adanya protes beberapa tahun belakangan, yang menyebut bahwa kritikus dan media yang menonton film kompetisi sebelum penayangan perdananya, biasanya mengunggah ulasan mereka sebelum ia tayang untuk publik di bioskop terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas