Pangdam II/Swj Buka Apel Dansat Kodam II/Swj

Palembang (Lentera Rakyat) — Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S. Sos., membuka secara resmi kegiatan Apel Komandan Satuan (Dansat) Kodam II/Swj Tahun Anggaran 2018, Selasa (27/3/2018), yang dipusatkan di Markas Komando Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 20 /Bhakti Negara-Gandus, Palembang.

Kegiatan Apel Dansat Kodam II/Swj kali ini berlangsung selama 2 (dua) hari, terhitung mulai pembukaan pada tanggal 27 s.d 28 Maret 2018, diikuti 178 peserta terdiri dari para Danrem, para Dan/Kabalakdam II/Swj, para Dandim, para Dansatpur/Dansatbanpur, para Danki dan para Perwira bidang Operasi dari berbagai kesatuan jajaran Kodam II/Swj.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S. Sos., mengatakan, saat ini TNI AD telah memasuki MEF Tahap II tahun-4. Dalam rangka modernisasi dan wujud komitmen peningkatan profesionalisme serta deterrent effect, maka berbagai Alutsista telah diperbarui, sehingga penilaian Global Fire Power 2017 telah menempatkan TNI pada  peringkat ke-14 dunia, ke-8 di Asia dan pertama di Asia Tenggara.

“Posisi itulah yang menyebabkan kekuatan TNI pada saat ini sangat diperhitungkan, baik pada skala Regional maupun Internasional”, katanya.

 Namun demikian, sambung Pangdam, hendaknya kita menyadari bahwa kecanggihan Alutsista dan berbagai perlengkapan kita, pada dasarnya hanya penunjang dalam menjamin terlaksananya tugas pokok secara efisien.

“Karena tanpa kemampuan perorangan, maka ke semua Alutsista tersebut tidak akan bisa beroperasi secara maksimal. Itulah yang mendasari penyusunan Program Kerja Bidang Operasi, khususnya latihan yang tetap memprioritaskan pada upaya peningkatan profesionalisme prajurit, sehingga kebijakan Pimpinan TNI AD untuk membangun profil prajurit yang disiplin tinggi, jago perang, jago tembak, jago bela diri dan fisik prima dapat kita wujudkan”, ungkap Mayjen Putranto.

 “Khususnya pada aspek pertempuran, Perang Gerilya atau Perang Hutan merupakan salah satu taktik bertempur yang sangat ditakuti oleh militer lain di dunia, karena dengan kemampuan ini maka seluruh wilayah NKRI akan menjadi Killing Ground bagi musuh yang mencoba menguasai negara kita”, tandas Jenderal Bintang Dua ini.

 Dalam menghadapi Asian Games ke-18 Tahun 2018, Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pemilihan Legislatif serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019. Pangdam berharap kondusiftivitas di wilayah Kodam II/Swj tetap terpelihara, sehingga proses pembangunan nasional dalam rangka peningkatan kesejahteraan rakyat terus berlangsung.

“Terkait hal itu, Kodam II/Swj saat ini fokus pada kegiatan tersebut, yakni Pengamanan Pilkada Serentak di wilayah Sumsel dan dua minggu setelah itu kita memiliki hajat besar untuk pengamanan VVIP Asean Games di Palembang dan satu lagi pengamanan Karhutlah dan pencegahannya”, ujar Pangdam II/Swj.

Dalam agenda Apel Dansat kali ini, kegiatan diisi dengan jam pimpinan / pengarahan Pangdam II/Swj, Evaluasi dan penekanan dari Kasdam, Irdam dan para Asisten Kodam II/Swj. Selain itu, juga disegarkan kembali dengan beberapa materi militer seperti, Renang Militer dan Kesegaran Jasmani (Garjas) serta materi-materi militer yang lain, diantaranya ; Menembak Falling Plate, Reaksi (TP.4) dan Menembak Lintas Air, Pengetahuan Daya Tempur, Pengetahuan Senjata Tradisional, Materi Jasmani (Titian Tali 2, Jembatan tali 3, Jaring Pendarat dan Lempika), Mengesan Jejak, Survival, Bobby Traps, Navigasi Darat dan Tactical Combat Casuality Care (TCCC).

Adapun tema yang diusung pada kegiatan Apel Dansat Kodam II/Swj TA. 2018 kali ini adalah “Melalui Apel Dansat Kodam II/Swj TA. 2018, Kita Wujudkan Militansi dan Profesionalisme Prajurit Dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok TNI AD”.

Untuk diketahui, diselenggarakannya kegiatan Apel Dansat ini merupakan salah satu sarana untuk membangun komunikasi dua arah antara Pimpinan Kodam II/Swj dengan para Komandan Satuan, dalam rangka menyatukan visi dan misi, menumbuhkan kembali nilai-nilai jati diri prajurit, memelihara soliditas, sekaligus mengukur kualitas para Komandan Satuan selaku penentu keberhasilan kegiatan pembinaan di satuan masing-masing.

Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah terwujudnya keseragaman pemahaman pokok-pokok kebijakan pimpinan TNI AD dan Pimpinan Kodam II/Swj, guna terwujudnya satuan yang siap operasional, terbangunnya sinergitas dan soliditas antar Komandan Satuan, dalam menjalankan tugas pokok serta meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan ketangkasan para Komandan Satuan jajaran Kodam II/Swj. (Pnedam-dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas