Elite PKS Bertemu Relawan GNR Bahas Pencalonan Gatot Nurmantyo

Jakarta (Lentera Rakyat) – Politikus PKS Nasir Djamil bertemu dengan relawan Gatot Nurmantyo untuk Rakyat (GNR). Pertemuan itu disebut membahas pencalonan Gatot sebagai capres.

“Dalam pertemuan di sebuah kedai kopi di kawasan Jakarta Selatan, GNR mendapat suntikan semangat dari Nasir yang mengaku mendukung penuh pencalonan Gatot,” kata Sekjen GNR Ucok Choir dalam keterangan tertulisnya, dikutif dari detik.com, Selasa (17/4/2018).

Pertemuan itu sendiri berlangsung pada Senin (16/4) malam. Menurut Ucok, Nasir, yang merupakan salah satu elite PKS, memberi masukan yang bagus terkait pencalonan Gatot.

“Nasir memberikan masukan yang dinilai sangat bagus. Menurut Nasir, yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, GNR adalah representasi anak-anak muda yang sejalan dengan Gatot, yang masih berjiwa muda,” ujar Ucok.

Selain itu, terlihat pose jari Nasir membentuk huruf G saat berfoto bersama sejumlah relawan GNR yang ikut dalam pertemuan itu. Ucok pun berharap pertemuan tersebut membuka peluang PKS mendukung Gatot sebagai capres.

“Saya berharap ini adalah silaturahmi awal yang baik untuk dilanjutkan dengan komunikasi yang baik pula nantinya dengan PKS untuk suksesi Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo pada Pilpres 2019,” ucap Ucok.

Sebelumnya, Nasir mengaku sangsi Ketum Gerindra Prabowo Subianto maju ke Pilpres 2019. Dia menganalisis tiket pilpres pada akhirnya akan diserahkan kepada Gatot Nurmantyo.

“Saya nggak yakin Prabowo maju,” ujar Nasir di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.

“Saya punya analisis tiket itu akan diberikan kepada orang lain. Yang paling berkesempatan untuk mendapatkan itu adalah Gatot Nurmantyo,” sambungnya.

Nasir juga memperkirakan logistik Prabowo sudah terkuras pada Pilpres 2014. Karena itu, Prabowo bakal menyerahkan tiket maju pada pilpres 2019 kepada orang lain, yang diperkirakan Nasir adalah Gatot.

“Pilpres ini adalah besar biayanya. Saya pikir mungkin Prabowo sudah… bukan saya tidak percaya pada Prabowo ya, tapi saya lihat logistiknya pada 2014 kemarin sudah terkuras,” ucap Nasir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas