Pemasangan Spindle Sudah 90 Persen

Palembang (Lentera Rakyat) — Tinggal empat bulan lagi menjelang perhelatan Asian Games 2018, PT PLN terus berupaya memperkuat pasokan listrik. Berbagai infrastruktur dibangun di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) sejak Maret 2017 lalu.

Deputi Manager Hukum dan Humas PT PLN WS2JB, selasa (24/04/2018) Rosmalina mengatakan, untuk memperkuat pasokan listrik pihaknya telah memasang Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) sepanjang 83,6 kilometer.

“Pekerjaan penarikan SKTM 83.6 Km, peninggian tower transmisi di 3 titik perlintasan  seperti KM 5, Depan Polresta, Depan OPI Mall Jakabaring. Pembangunan tambahan gardu induk (GI) baru yakni GI Gandus dan GI New Jakabaring, GI Kenten, GIS Kota barat dan GIS Kota timur saat ini sudah seratus persen. Selain itu pembangunan gardu hubung dan pemasangan kubikel masih berjalan,” Jelasnya.

Menurutnya, PLN juga memperkuat pasokan listrik untuk kota Palembang dengan pembangunan spindle yang sudah berjalan sejak Desember 2017 lalu. Spindle merupakan pembangunan saluran kabel listrik yang ditanam di bawah tanah dengan tegangan menengah 20 kV dan harus melalui jalur-jalur jalan utama di kota Palembang yakni jalan propinsi, jalan nasional dan jalan kota .

“Ruas jalan yang dipasang yakni Jalan Jenderal Sudirman, Kol. Burlian, Soekarno Hata, Parameswara, Demang Lebar Daun, Basuki Rahmad, R. Sukamto, Letkol Nuramin, Perintis Kemerdekaan,Veteran dan Letkol Nur Amin. Total panjang kabel yang ditanam mencapai 12.442 meter,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rosmalina menjelaskan, pekerjaan tersebut sudah mencapai 90 persen dan diperkirakan selesai di akhir April 2018 ini. Sedangkan untuk pekerjaan yang masih tersisa yakni untuk kawasan jalan Jenderal Sudirman. Dalam pengerjaannya PLN selalu berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumatera Selatan, PU Cipta Karya dan PU Bina Marga.

“Pertemuan rutin dengan pihak terkait untuk rapat bersama dan pengawasan ke lapangan selalu dilakukan. Sambil menunggu izin resmi keluar pekerjaan dilakukan paralel, mengingat Asian Games sudah diambang pintu,” jelasnya.

Dengan adanya saluran kabel bawah tanah tersebut, tambahnya, semoga dapat mengurangi gangguan listrik dan menjaga kehandalan untuk pusat-pusat keramaian seperti mall, rumah sakit, hotel, perkantoran dan pemukiman rumah penduduk serta bertujuan meningkatkan perekonomian di kota Palembang.

“Kita juga memohon maaf kepada masyarakat kota Palembang atas ketidaknyamanan selama pembangunan kabel tanah berlangsung dan mengharap dukungan masyarakat agar semua berjalan lancar. Lubang-lubang akibat galian kabel sudah ditutup dan dirapikan kembali untuk keamanan pengguna jalan dan kota Palembang menjadi cantik dan bersih untuk menyambut Asian Games 2018,” pungkasnya (dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas