Gubernur Berzakat, Berikan Tauladan Kepada Pejabat

Palembang (Lentera Rakyat) – Gubernur Sumatera Selatan resmi melakukan penyerahan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumsel yang diiringi dengan penyerahan zakat oleh seluruh pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Pelaksanaan pembayaran zakat Gubernur Sumsel dan jajaran diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumsel di Griya Agung Palembang, Kamis (31/5).

Acara Gubernur Berzakat dengan tema “Keteladanan Pemimpin dalam ber Zakat” dirangkai dengan penandatanganan MoU dan PKS antara BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan tentang iuran BPJS bagi fakir dan miskin serta iuran BPJS bagi pekerja rentan.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, Baznas merupakan satu satunya tempat membayar zakat yang tepat. Menurut Alex, seandainya semua masyarakat bisa patuh dengan UU zakat dimana membayar zakat hanya pada Baznas tentu seluruh potensi zakat di Sumsel dapat terserap seluruhnya dan dapat membantu seluruh rakyat miskin di Sumsel.

“Sebenarnya potensi zakat di Sumatera Selatan ini mencapai hampir 2 Triliun Rupiah. Tetapi yang tercapai itu baru sekitar 70 Milyar. Bukannya berarti tidak membayar zakat namun dilakukan di banyak tempat, dibayarkan secara langsung dan lain penyebabnya.

“Saya menghimbau, Ayo. Seluruh masyarakat muslim di Sumatera Selatan mari membayar zakat di Badan Amil Zakat Nasional, untuk kepentingan umat dan kita semua karena zakat adalah kewajiban,” lanjut Alex Noerdin.

Sebelum adanya Baznas di Indonesia penyaluran zakat di indonesia tidak jelas dan dan tidak tepat sasaran. Alex Noerdin menjelaskan, dengan adanya Baznas semua zakat dan infaq terkelola dengan baik, hal itu dapat dilihat dalam waktu singkat perkembangan kemajuan Baznas Provinsi Sumsel sudah sangat luar biasa.

“Saya selalu memberi contoh mengapa negara-negara islam tidak bisa mengalahkan negara kecil Israel, karena kita tidak bersatu, dan terpecah belah. Coba kalau bersatu pasti bisa. Untuk itu, umat islam di Indonesia harus bersatu. Ayo umat Islam di Sumatera Selatan, mari kita bersatu memulainya dengan membayar zakat karena ini kewajiban,” ajak Alex.

Sementara itu, Kepala Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumsel, Najib Khaitami mengatakan, Baznas sudah melakukan MoU dengan BPKJSl dalam bidang penyaluran zakat melalui iuran BPJS bagi fakir dan miskin serta iuran BPJS bagi pekerja rentan.

Menurut Najib, Baznas Provinsi Sumsel melalukan penyaluran zakat melalui Lima program diantaranya Sumsel Makmur berupa modal usaha, Sumsel Cerdas dibidang pendidikan, Sumsel Taqwa dibidang sosial keagamaan, Sumsel Sehat dibidang kesehatan, Sumsel Peduli dibidang sosial kemasyarakatan.

“Pengelolaan dan penyaluran zakat dan infaq yang sudah dilakukan dengan baik selama ini akan terus ditingkatkan kwalitasnya. Untuk itu kita berharap masyarakat Sumsel yang ingin membayar zakat dapat melalui Baznas Provinsi Sumsel,” pungkasnya. (adnor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas