Danrem 044/Gapo Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Ke-73

Palembang (Lentera Rakyat) — Peringati hari lahir Pancasila, personel jajaran Korem 044/Gapo melaksanakan upacara peringatan hari kelahiran Pancasila pada hari Jumat tanggal 1 Juni 2018, bertempat di lapangan Makorem 044/Gapo, Jln. Jenderal Sudirman KM 4,5 Kota Palembang.

 

Selaku Inspektur Upacara (Irup) Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. dan diikuti oleh Kasrem 044/Gapo Letkol Inf Mohammad Sjahroni, S.E., para Danden jajaran Korem 044/Gapo, para Kasi Korem dan para Kabalakrem serta seluruh personel militer dan PNS TNI jajaran Korem 044/Gapo.

 

Dalam sambutan Presiden RI, H. Ir. Joko Widodo yang dibacakan oleh Irup Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. disampaikan bahwa, peringatan hari lahir Pancasila ini dilaksanakan untuk pertama kalinya. Upacara ini meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

 

Atas nama seluruh rakyat Indonesia, disampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada para founding fathers atas warisan luhur Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila yang kita nikmati saat ini. Bersama para ulama dan tokoh agama, para guru dan ustad, para politisi dan jajaran aparat pemerintahan, para anggota TNI dan Polri, para pekerja dan pelaku ekonomi, serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian. Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya.

 

Selain itu, dalam sambutan tertulisnya disebutkan, bahwa selama 73 tahun Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya. Selama 73 tahun Pancasila sudah menjadi rumah kita yang ber-Bhineka Tunggal Ika. Sebagai bangsa yang majemuk  yang terdiri atas 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal yang hidup di lebih dari 17.000 pulau, semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Kita harus terus menerus bersatu memperkokoh semangat Bhineka Tunggal Ika, kita harus bersatu dalam upaya untuk menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin, serta dengan modal semangat dan energi kebersamaan, di yakini semangat berprestasi tertanam kuat di dada para atlet Indonesia untuk mengibarkan bendera merah putih di Asian Games dan Asian Para Games. (Penrem-dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas