60 Ribu Personil Keamanan Dipersiapkan Untuk Asian Games

Palembang (Lentera Rakyat)– Guna mengamankan pelaksanaan pesta olahraga Asian Games Jakarta dan Palembang yang akan berlangsung pada 2018 mendatang, di persiapkan sebanyak 60 ribu personel gabungan dari Polri, TNI dan Pemerintahan.

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, pada saat meninjau sejumlah sarana termasuk kesiaoan atlet di Palembang, minggu (03/06/2018) menyampaikan sebanyak 60 ribu kekuatan kemanan akan dikerahkan guna mengamankan pelasanaan Asian Games 2018 mendatang.

“Ya kita siapkan 60 ribu personel, dari Polri, TNI, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda) dan aparat keamanan lainnya. Dibackup oleh Mabes Polri,”jelas Wakapolri Komjen Pol Syafruddin.

Lanjut jendral bintang tiga yang juga sebagai Ketua Kontingen Indonesia ini menyampaikan, guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, pihaknya bersama instansi terkait baik di Palembang maupun di Jakarta sudah melakukan simulasi.

”Polda, Mabes Polri, TNI dan Pemda sudah melakukan simulasi untuk komprehensif Olimpik,”jelasnya.

Menurutnya, untuk semua kontingen Asian Games 2018 akan dilakukan pengamanan secara khusus, artinya tidak ada pembedaan satu sama lai  peserta.

“Kita akan melaksanakan pengamanan itu sesuia SOP, Baik diminta atau tidak semuanya akan dilakukan pengamanan secara khusus. Itu sudah standard internasional,” jelasnya.

Selain persiapan Jakabaring Sport City (JSC), Syafruddin juga mengecek ruang Regional Traffic Management Center (RTMC) Polresta Palembang, sebagai bentuk persiapan kepolisian untuk memberikan pengamanan terhadap Asian Games nanti.

“Saat in tentunya sudah terpasang 35 CCTV, saya akan perintahkan Mabes Polri untuk menambahnya. Demikian, stakeholder yang lain seperti Pemerintah Pusat, maupun Pemerintah Daerah agar berpartisipasi penambahan CCTV,” ungkapnya.

Nanti diharapkan, ada 100 CCTV yang terpasang untuk mengontrol Kota Palembang, dimulai dari Bandara SMB II Palembang, jalan, tempat wisata, pusat keramaian hingga ke pusat perbelanjaan.

“Hal itu tentu karena para peserta, tidak selalu berada di arena pertandingan. Waktu senggang, mereka akan keluar mengunjungi pusat souvenir, perbelanjaan, dan lainnya. Tentu itu, menjadi tanggung jawab pihak keamanan untuk memberikan rasa aman kepada para pesaerta Asian Games,” pungkasnya (dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas