Banyuasin | Lentera Rakyat.com – Gubernur Alex Noerdin meresmikan Lembaga Rehabilitasi NAPZA Griya Anak Sayang Nazareth (GAS) Jalan Talang Buluh, Keluarahan Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sabtu (23/6). Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Alex Noerdin dan di harapkan dapat menjaga dan merehabilitasi bagi yang terkena narkoba.

Pada kesempatan ini, Gubernur Alex Noerdin mengapresiasi kepada pengurus Lembaga NAPZA GAS yang telah menginisiasi sehingga berdirinya lembaga ini.
“Ini satu perbuatan yang muliah, ditengah darurat narkoba ada sejumlah orang yang peduli yang ingin merehab akibat tercandu narkoba,”katanya.
Dia menilai, narkoba merupakan musuh terbesar bangsa ini. Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh pengurus NAPZA GAS dan juga masyarakat untuk bersatu dalam memerangi narkoba. Dia menyebutkan, setiap hari di Indonesia ada 40 jiwa orang meninggal akibat narkoba. Bahkan narkoba ini tidak mengenal usia, mulai dari usia 10-59 tahun yang terkena narkoba.
Dirinya berharap, bagi para yang hadir disini, para dokter dan suster untuk menjadi teladan baik di dalam keluarga dan sekitarnya. “Jadi yang pertama itu menjadi teladan bagi keluarga, anak dan sekitarnya, bahwa kita tidak ikut terlibat dalam narkoba,”tuturnya.
“Mudah-mudahan lembaga ini dapat berjalan dengan lancar dan bisa menampung anak-anak kita yang terkena narkoba,”ungkap Alex.
Sementara itu, Direktur Program Griya Anak Sayang Nazareth (GAS) Yohannes H. Toruan menyampaikan, tempat ini hanya bisa menampung 25 orang. Dikatakanya, tempat ini juga hanya bisa menerima residence laki-laki dan belum untuk residence perempuan dikarenakan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Apa yang telah kami lakukan, kami mempunyai prinsip untuk merawaat para residence ini. Dan pada awal tahun ini kami mendapat kepercayan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel untuk menampung 25 orang dalam jangka waktu 3 bulan,”tutupnya. (dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *