Korem 044/Gapo Gelar Minggu Militer

Palembang | Lentera Rakyat.com — Meningkatkan ketangkasaan dan kemampuan dibidang Peraturan Baris Berbaris (PBB), usai kegiatan Upacara Bendera Mingguan seluruh prajurit TNI AD dan PNS Korem 044/Gapo melaksanakan latihan Minggu Militer dengan latihan PBB bertempat dilapangan apel Makorem 044/Gapo, Senin (25/6/2018).

 

Kegiatan latihan Minggu Militer yang diawasi oleh Komandan Kompi Markas Korem 044/Gapo Kapten Cba Dedi Rohaedi ini dibagi dalam dua kelompok, yakni kelompok TNI dan PNS, sedangkan kelompok TNI itu sendiri dibagi menjadi kelompok bersenjata dan kelompok tanpa senjata. Masing-masing kelompok melaksanakan latihan PBB, mulai dari gerakan ditempat sampai dengan gerakan berjalan atau perpindahan tempat, dengan pelatih Lettu Inf Muslikin dan Letda Inf Tupon.

 

Komandan Kompi Markas Korem 044/Gapo Kapten Cba Dedi Rohaedi mengatakan, latihan Baris Berbaris merupakan suatu wujud latihan fisik guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan militer yang diarahkan kepada terbentuknya watak Perwira Kesatria dalam berbakti dengan dedikasi tinggi untuk membela wilayah/daerah yang menjadi tanggung jawabnya.

 

“Militer diperlukan disiplin yang tinggi baik secara perorangan maupun kelompok untuk menanamkan disiplin dengan cara latihan terus menerus sehingga tertanam rasa tanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan kepada prajurit,” ujar Dankima.

 

Dengan melaksanakan latihan PBB ini, diharapkan setiap prajurit dan PNS Korem 044/Gapo dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari didalam lingkungan tempat kerjanya dapat menjalankan tugas dan kewajibannya dalam mengabdi kepada Bangsa dan Negara. “harap Kapten Dedi.

 

Sementara itu, Lettu Inf Muslikin selaku pelatih menyampaikan, bahwa kegiatan latihan Minggu Militer merupakan hal yang selalu dimonitor dan menjadi penekanan oleh pimpinan. Sedangkan latihan PBB ini bertujuan agar seluruh prajurit dan PNS TNI jajaran Korem 044/Gapo dapat mengerti dan memahami serta dapat melaksanakan dengan baik dan benar.

“Kami berharap disamping para prajurit melaksanakan tugas kewilayahan dan rutinitas harian sesuai fungsi dan bidang masing-masing, pengetahuan dasar Keprajuritan harus tetap dikuasai yang salah satunya PBB,” Jelasnya. (penrem-dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas