Ribuan SK Honor Guru di Sumsel Diserahkan

Palembang | Lentera Rakyat.com  – Hari ini tentu sangat di nantikan bagi para puluhan ribu Tenaga Pendidikan SMA/SMK sederajat se Sumatera Selatan. Minggu (24/6) sengaja dikumpulkan di Palembang Sport and Convention Centre (PSCC), Selain Halal Bi Halal, Silaturahmi dan Sosialisasi Asian Games 2018 oleh Gubernur Alex Noerdin. Moment ini juga merupakan kebahagian tersendiri bagi para Tenaga Pendidikan karena Gubernur Alex Noerdin akan menyerahkan SK kepada Guru Honor. Tidak hanya itu, lebih menggembiranya lagi tunjungan para Guru Honor dari Rp. 1 juta dinaikan menjadi Rp. 1,5 juta.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Widodo melaporkan sebanyak 13 ribu lebih Guru SMA/SMK se Sumsel namun yang bisa hadir hanya ada 10.500 an para Guru Honor dan siap menerima SK Honor.

Dikatakanya, pagi ini akan dibagi SK dan nantinya dapat digunakan untuk Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dan sebagai syarat mengurus sertifikasi, maka guru bisa mendapatkan tunjangan sertifikasi.

“Dengan SK tersebut nantinya guru honorer bisa mengurus kebutuhan yang diperlukan dan dicairkan mulai Januari 2019 mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Alex Noerdin mengatakan hari ini ada 10 ribu lebih akan dibagikan SK yang nanti akan digunakan untuk mengurus NUPTK dan sertifikasi. Itu akan mendapat tunjangan sertifikasi.

Dia menilai, tunjangan daerah Rp. 1 juta perguru, menurutnya itu terlalu kecil dan tidak seimbang dengan jasa guru. Oleh karena itu, dirinya memutuskan akan menambah tunjangan daerah bagi Guru Honor menjadi Rp. 1,5 juta.

“Dari Rp. 1 juta tunjangan guru saya naikan menjadi Rp. 1,5 juta untuk para guru perbulan. Menaikan tunjangan Guru Honorer perlu untuk lebih meningkatkan kesejahteraan bagi guru honorer. Seorang Guru merupakan pahlawan tanpa jasa. Tentu tanpa guru saya tidak akan bisa berdiri disni dan tanpa guru saya tidak bisa menjadi Gubernur.”ungkapnya.

Selain itu, dijelaskan pelopor sekolah gratis dan berobat gratis bahwa sejak dari dulu Pemerintah Provinsi Sumsel telah mencanangkan program prioritas yaitu pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja. ” tiga program prioritas ini yang akan menunjang pembangunan Provinsi Sumsel,”terangnya.

Provinsi Sumsel bukan provinsi terkaya, akan tetapi Provinsi Sumsel salah satu provinisi yang paling di segani oleh provinsi yang ada di Indonesia. Hanya dua Kota yang bisa menjadi tuan rumah Asian Games 2018 yaitu Jakarta dan Palembang.

Bagaimana bisa Palembang dipilih menjadi tuan rumah Asian Games? Dijelaskan Alex ada satu hal yang menjadi dasar utama, dan alasan utama Sumsel terpilih sebagai tuan rumah Asian Games, karena Sumsel merupakan daerah Zero Konflik. “Alhamdulilah tidak pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan umat beragama di Sumsel,”ucapnya.

Selain kondusifitas daerah, Provinsi Sumsel juga mempunyai modal lainnya yaitu Jakabaring Sport City (JSC) serta berpengalaman dalam menggelar baik event-event Nasional bahkan Internasional. Sejak 2011 tak kurang sudah 42 event olahraga internasional digelar di Palembang. Mulai dari Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004, Sea Games 2011, Islamic Solidarity Games 2013 dan Asean University Games 2014.

“Dengan adanya Asian Games 2018 kita mendapat empat ruas jalan tol, dua Jembatan Musi, underpass/flyover, rumah sakit, perluasan bandar udara, rumah sakit, fasilitas air bersih dan Light Rail Transit (LRT).”pungkas Alex.  (adnor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *