Press "Enter" to skip to content

Menhub: Balik dari Mudik Usahakan Sebelum 1 Januari

Jakarta (Lentera Rakyat) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau agar para pemudik bisa memilih hari-hari sebelum tanggal 1 Januari 2018, untuk kembali ke Jakarta. Ia khawatir, kalau semua pemudik memilih kembali tanggal 1 Januari 2018 usai libur panjang Natal dan tahun baru justru bisa terjebak.

“Kami mengimbau sebaiknya jangan pulang berbarengan tanggal 1 (Januari 2018). Kalau tanggal 1 bahaya,” kata Budi Karya, di Kantor Cabang Jasa Marga, Cikarang Utama, Jawa Barat, Minggu, 24 Desember 2017.

Untuk arus balik tahun baru dengan puncaknya pada 1 Januari 2018, diperkirakan jumlah kendaraan akan naik signifikan. Yakni hingga mencapai 104.000 kendaraan yang akan melewati Tol Cikarang Utama.

Jumlah itu naik hingga 48,57 persen dari jumlah normal sebanyak 70 ribu kendaraan. Untuk itu, Budi Karya mengimbau agar para pemudik memilih waktu-waktu lain. Bahkan ia meminta agar merayakan tahun baru di Jakarta saja.

Pada arus puncak Natal kemarin, kepadatan terjadi di Cipali dengan kenaikan hingga 58 persen. Maka, untuk mengantisipasi agar tidak terlalu berat pada puncak arus balik tahun baru, kemungkinan kendaraan besar diminta tidak akan beroperasi. Terutama dari tanggal 29 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018.

Meski begitu, Budi Karya yakin untuk arus balik masih bisa diatasi. Karena ada beberapa pemudik juga menggunakan tanggal 26 Desember untuk kembali.

“Kalau saya lihat mudik lebih parah karena sekarang terpecah kan. Mungkin tanggal 26 ini bu Desy (Dirut Jasa Marga Desi Aryani) harus berhati-hati sebagian ada yang pulang tanggal 26. Karena tanggal 26 itu kendaraan berat harus ditangani. Jadi tidak akan lebih berat dari yang sekarang,” ucapnya.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *