Press "Enter" to skip to content

Tiga Nelayan Hilang Karena Dihempas Ombak

Lentera Rakyat – Ombak besar yang terjadi di perairan Laut Jawa mengakibatkan kecelakaan laut di perairan Kabupaten Tegal, Pemalang dan Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 11 Januari 2018.

Di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ombak besar menyapu tiga perahu nelayan saat mencari ikan. Dari tujuh korban, satu nelayan dikabarkan masih hilang.

Informasi dari Basarnas, Jawa Tengah, insiden tersebut terjadi pukul 11.35 WIB. Kecelakaan itu menimpa tujuh nelayan yang merupakan warga Desa Bojongsana dan Surodadi, Kabupaten Tegal.

“Dari tujuh nelayan, satu orang bernama Mahdi (35) dinyatakan hilang. Sementara enam nelayan lain berhasil selamat,” kata Humas Basarnas Jawa Tengah, Zulhawary Agustianto, dikutif dari detik.com Kamis, 11 Januari 2018.

Enam nelayan yang berhasil selamat merupakan warga Kecamatan Surodadi. Mereka yaitu Jafar (40), Eka (28), Darsono (38), Sugiyono (58), Bagus Sugiarto (25) dan Sumari (19).

Para nelayan tersebut berangkat pukul 02.00 WIB untuk mencari ikan, dengan menggunakan tiga buah kapal. Namun sekitar pukul 05.00 WIB, mereka yang hendak kembali ke pantai tiba-tiba terkena ombak besar sehingga perahu dogolan yang dipakai terbalik.

Peristiwa kecelakaan itu dilaporkan oleh nelayan lain kepada pihak terkait. BPBD Kabupaten Tegal, Koramil, tim SAR serta warga lalu melakukan pertolongan dan pencarian hingga menemukan enam orang yang selamat. Namun satu nelayan bernama Mahdi serta dua perahu kini masih hilang di laut.

“Para korban selamat kini dirawat di RSU  Suradadi guna pemulihan kondisi badan. Basarnas Jateng juga telah mengirim tim untuk mencari satu nelayan yang masih hilang,” ujarnya.

Kecelakaan laut akibat ombak besar juga terjadi di perairan Mangkang, Kota Semarang. Lima perahu terbalik akibat hempasan ombak namun seluruh nelayan dapat diselamatkan oleh tim SAR gabungan.

Sementara  di Kabupaten Pemalang, ombak besar menghantam dua kapal nelayan di dekat Muara Asemdoyong, pukul 04.30 WIB. Akibatnya, tiga anak buah kapal luka-luka dan dua orang masih hilang. Dua nelayan hilang bernama Rapi’in (60) dan Dulraip (47), warga desa Danasari.

Saat ini, tim Basarnas bersama Polair Pemalang serta warga, masih melakukan evakuasi dan pencarian sejumlah nelayan yang hilang.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *