Kadinkes Sumsel: Targetnya Imunisasi MR Bisa Sesuai Rencana

Palembang | Lentera Rakyat.com  — Memastikan target imunisasi Measles Rubella (MR), Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan turun langsung ke sejumlah daerah di Sumatera Selatan yang saat ini masih terbilang rendah serapannya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Lesty Nuraini, jum’at (14/09/2018)  mengatakan, masih rendahnya capaian target imunisasi MR di Sumatera Selatan dikarenakan pelaksanaan imunisasi yang tidak serentak. Pada beberapa daerah, imunisasi justru baru dilakukan setelah dikeluarkannya fatwa MUI soal kehalalan vaksin yang sempat menjadi polemik.

Menurutnya, dari 2,3 juta populasi anak usia 6 bulan-15 tahun yang menjadi target imunisasi hingga saat ini baru tercapai sekitar 900 ribu anak atau sebesar 46 persen, sementara kampanye imunisasi MR dijadwalkan akan berakhir pada akhir bulan ini.

“Capaian target imunisasi untuk daerah kabupaten kota tidak merata. Untuk Kabupaten Muba, capaian target imunisasi terbilang tinggi dengan mencapai lebih dari 80 persen. Namun, pada kabupaten kota lainnya seperti Pagaralam, Lahat dan Banyuasin jumlahnya anak yang diimunisasi MR baru sekitar 12 persen,” Jelas Lesty.

Menurut Lesty, untuk mencapai herd immunity atau imunitas menyeluruh setidaknya imunisasi MR dapat mencapai 95 persen dari populasi. Dinkes bersama pihak terkait seperti MUI dan NGO berupaya keras untuk mencapai target dengan turun langsung ke daerah pelosok.

“Dari hasil kajian kami diketahui bahwa sebagian besar masyarakat di daerah pelosok masih belum memahami pentingnya imunisasi MR termasuk soal kehalalannya. Kami bersama dinkes kabupaten kota dan MUI akan turun langsung untuk sosialisasi baik secara langsung atau menyebar leaflet,” jelasnya.

Meski tenggat waktu kampanye imunisasi MR hanya tersisa dua pekan lagi Dinkes mengaku tetap berupaya untuk mengejar target, salah satunya dengan memperpanjang pelayanan imunisasi di sekolah yang sebelumnya hanya dilakukan selama 30 hari.

“Bila hingga akhir September target belum juga tercapai, kami mempertimbangkan untuk mengajukan penambahan waktu imunisasi sampai target imunisasi MR di Sumsel bisa mencapai 95 persen,” tutupnya (dhie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *