Hasil Evakuasi Lion Air PK-LQP Hari Ini

Jakarta | Lentera Rakyat.com – Sinyal kuat adanya black box yang terdeteksi pada Rabu (31/10) kemarin membuahkan hasil hari ini. Flight data recorder (FDR) atau alat rekam penerbangan pesawat Lion Air JT 610 akhirnya ditemukan.

Selain penemuan black box, tim pencari juga menemukan roda pesawat, serpihan pesawat lain, dan juga potongan tubuh korban.

Berikut fakta-fakta terbaru proses pencarian jatuhnya Lion Air JT 610 selengkapnya hingga Kamis (1/11) malam:

1. FDR Black Box ditemukan

Penyelam dari Korps Marinir, Sertu Hendra Syahputra, menemukan FDR black box sekitar pukul 10.05 WIB, Kamis (1/11/2018). Lokasinya berada di 500 meter dari koordinat hilang kontaknya Lion Air tujuan Pangkalpinang pada Senin (29/10). Kotak hitam itu ditemukan utuh di kedalaman laut 30 meter.

Sertu Hendra merupakan prajurit Bintara Utama yang saat ini tergabung dalam Batalion Taifib I Marinir. Batalion itu berada di bawah Komando Pasukan Marinir (Pasmar) 1.

Pria asal Dumai, Riau, itu mulai masuk TNI sejak Maret 2005. Hendra, yang lahir 10 Juni 1985, terakhir kali mendapat kenaikan pangkat pada 2010.

Tim penyelam menggunakan panduan dari terlacaknya sinyal black box lewat alat transponder USBL di Kapal Riset Baruna Jaya I BPPT. Sinyal black box terdeteksi pada Rabu (31/10) sore lalu, yang ditentukan melalui titik koordinatnya.

FDR merekam data teknis pesawat, seperti ketinggian, kecepatan, putaran mesin, radar, termasuk autopilot, yang akan dianalisis KNKT.

2. Ditemukan puing besar diduga badan pesawat

Selain FDR black box, ditemukan juga puing besar diduga bagian dari badan pesawat di lokasi yang sama dengan penemuan FDR black box. Namun bagian pesawat Lion Air JT 610 ini belum bisa diangkat karena membutuhkan alat khusus.

3. Penemuan roda pesawat

Kabasarnas Marsekal Madya M Syaugi memaparkan puing badan pesawat serta korban Lion Air di lokasi ditemukannya FDR black box. Termasuk di antaranya roda pesawat.

“Ada beberapa korban kita lihat sebarannya cukup luas. Kita melihat hal paling besar, roda pesawat, dua ban begitu, kemudian body cukup besar,” kata Syaugi di posko evakuasi Lion Air di JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/11/2018).

Temuan ini berdasarkan visualisasi alat canggih ROV yang diturunkan di lokasi penemuan FDR black box hingga pukul 16.30 WIB. Setelah ROV diangkat, tim penyelam menyisir area dasar laut hingga pukul 17.45 WIB.

4. 65 kantong jenazah diserahkan ke RS Polri

Update hasil identifikasi potongan tubuh korban Lion Air menyebutkan belum ada lagi identitas yang bisa diungkap ke publik. Meski begitu, total hingga Kamis malam, sudah ada 65 kantong jenazah yang diserahkan tim pencari ke RS Polri.

“Sampai malam hari ini kita lihat sudah 65 kantong jenazah yang kita serahkam ke Tim DVI RS Polri Kramatjati. Kita tetap sinergi dan tetap semangat,” ujar Kabasarnas di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/11). (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *