HD : Saya Ingin Paling Depan Mendorong UMKM

Palembang | Lentera Rakyat.com – Kepedulian Gubernur Sumsel Herman Deru pada sektor UMKM memang sangat tinggi. Buktinya meski banyak yang mengesampingkan sektor ini, mantan Bupati OKU Timur itu justru mengaku siap berdiri paling depan mendorong pertumbuhan UMKM di Sumsel.

Pernyataan itu diungkapkannya saat menerima rombongan Sampoerna Retail Community (SRC) Expo dalam rangka silaturahmi sekaligus mendiskusikan potensi kerjasama Pengembangan UMKM di Prov. Sumsel, di ruang tamu gubernur, Jumat (2/11) sore.
”  Jangan salah, yang paling tidak goyah itu justru usaha kecil seperti ini. Mereka tahan banting. Kita gak perlu bicara high level, ini kenyataannya. Makanya kalau bicara UMKM saya paling depan ingin dorong UMKM,” tegas HD.
Namun demikian diakuinya terkadang UMKM ini masih kurang jeli menangkap pangsa pasar dan memanage bisnis mereka. Untuk itulah HD meminta Sampoerna Retail Community mengambil peran dalam posisi tersebut.
Kenyataan itu jelas HD sering ditemuinya saat berkeliling kabupaten saat menjadi Bupati. Sebagian besar menurutnya pedagang kecil ini masih kurang fokus membaca pasar. Sehingga tak jarang banyak dijumpainya warung nasi juga ikut menjual pakaian dan barang dagangan lain yang tidak berhubungan satu sama lainnya.
” Ini tentu akan menjadi semangat baru bagi pedagang konvensional. Biar mereka memperhatikan jenis barang yang dijual, dibimbing agar jeli membaca pasar. Mereka ini butuh arahan. Jadi pembeli yang datang ke warung mereka itu bukan kebetulan tapi memang benar-benar mencari tujuan mereka,” jelas HD.
Menurut HD semangat para UMKM ini perlu terus didorong, karena modern tidak menjadi jaminan bahwa bisnis mereka akan laku jika tidak jeli membaca pangsa pasar. Untuk itu ia mengaku sangat berterimakasih SRC mau bergerak berdampingan dengan Pemprov Sumsel untuk mendorong para pelaku UMKM di Sumsel.
” Saya sangat berterimakasih sekali SRC sudah ikut membangun ekonomi.  Sehingga tumbuh spirit baru para UMKM untuk memperbaiki penampilan.  Akan lebih bagus kalau mereka bertambah omzet. Dan bila perlu biar ada ciri khasnya warung-warung yang dibina SRC ini mengangkat kerajinan lokal juga,” ujarnya.
Sementara itu Manager Stakeholder Regional Relation and CSR PT HM Sampoerna Tbk, Arief Triastika menjelaskan SRC ini bermuka dari tekanan yang dirasakan oleh banyak mitra Sampoerna terutaam dari sektor UMKM. Karena itu dibentukla SRC untuk pendampingan secara terus menerus bagi pelaku UMKM. Untuk di wilayah Regional Sumsel ini saja tak kurang sudah 2500 UMKM yang kebanyakan pedagang kecil sudah mereka bina.
” Bukan hanya pelatihan saja, tapi kami beri mereka tips usaha dan cara mengembangkan  usaha retail sampai bagaimana mereka membuka jejaring antar pedagang. Program ini kami laksanakan secara konsisten. Di samping itu kami juga perkenalkan mereka bagaimana persaingan bisnis di tengah era modern dan digital saat ini,” jelas Arief
Agar lebih maksimal, kami bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel. Arief pun berharap kedeoan kerjasama ini dapat dikembangkan di bidang lainnya demi berkembangnya retail tradisional lokal.
“Sejauh ini omzet mereka yang sudah kita bina naik 1,5 sampai 2 kali lipat,” jelas Arief (adnor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *