Pacquiao Ingin Tantang Mayweather karena Merasa Diejek

Lentera Rakyat.com — Petinju Filipina, Manny Pacquiao, mengaku memutuskan untuk bertarung ulang karena merasa diejek Floyd Mayweather Jr. saat keduanya bertemu di Jepang.

Pacquiao dan Mayweather bertemu di Tokyo, Jepang, pada September lalu di sebuah konser musik dansa elektonik. Dalam pertemuan itu keduanya membicarakan rencana pertarungan ulang.

Menurut Pacquiao, Mayweather mengaku siap kembali dari pensiun untuk menghadapi petinju 39 tahun tersebut.

Pacquiao juga sangat ingin rematch dengan Mayweather karena tak terima dengan kekalahan angka mutlak pada pertarungan di 2015 lalu yang bertajuk ‘The Fight of the Century’. Pasalnya, saat itu Pacquiao harus melakoni duel dalam kondisi cedera bahu.

“Kami berbicara, dan Anda tahu, dia mengatakan dia ingin kembali dari masa pensiun untuk melawan dan menantang saya, tetapi saya mengatakan kepadanya: ‘Saya mendapatkan sabuk, dan Anda harus menantang saya dan keluar dari masa pensiun’,” kata Pacquiao dalam konferensi pers jelang melawan Broner dikutip dari ABS-CBN.

“Dan saya memutuskan itu [rematch]. Saya mengatakan itu, karena dalam situasi tersebut dia [mencoba] untuk mengejek saya,” Pacquiao menambahkan.

Kendati demikian, Pacquiao tidak ingin rumor pertarungan ulang melawan Mayweather mengganggu persiapannya dengan Adrien Broner. Pacquiao saat ini tengah menyiapkan diri untuk menghadapi Adrian Broner di MGM Grand garden Arena, Las Vegas, pada 19 Januari 2019 mendatang.

Karena itu, petinju berusia 39 tahun tersebut memilih fokus untuk bertarung dengan Adrien Broner dan mengabaikan isu duel melawan Mayweather. Menurut Pacquiao dirinya siap berbicara banyak tentang Mayweather usai menghadapi Broner.

“Kami tidak bisa meremehkan Adrien Broner, kami tidak bisa mengesampingkan pertarungan ini. Saya harus melewati duel ini sebelum berbicara tentang pertarungan ulang dengan Floyd Mayweather,” ujar Pacquiao.

Sebelumnya Mayweather juga sempat berencana melawan kickboxer Jepang, Tenshin Nasukawa pada Desember nanti. Hanya saja pertarungan itu harus batal lantaran Mayweather merasa tidak pernah menyetujui duel resmi dengan Nasukawa. Persetujuan yang dibuat Mayweather hanyalah pertarungan ekshibisi selama 9 menit. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *