Press "Enter" to skip to content

Program Sejuta Pohon, Korem 032/Wbr Gunakan Bios 44

Padang Sumbar |Lentera Rakyat.com — Guna memastikan pohon yang ditanam tetap terjaga dan kesuburannnya juga terpantau, jajaran Korem yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem 032/ Wirabarja bersama para komunitas Trail melakukan penyiraman dengan menggunakan Bios 44, hal itu untuk mendukung upaya program penanam sejuta pohon di Pesisir Pantai sebagai mitigasi bencana tsunami dan sekaligus bisa menahan derasnya laju gelombang.

Komandan Korem 032/ Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menjelaskan, pihaknya terus memantau perkembangan tanaman pohon yang telah ditanam di Pesisir Pantai Padang, untuk memastikan pohon tumbuh dengan subur dan sehat, pihaknya menggunakan penyiraman pupuk Bios 44.

“Program ini tentu penting kami pantau guna mendukung program yang dinisiasi oleh BNPB dan pemerintah untuk sejuta pohon, dan menjaga pesisir dari potensi gempa yang masih mengancam kita, kami juga berharap perlu adanya kepedulian masyarakat bisa menjaga dan merawat pohon-pohon yang telah ditanam,” Harap Kunto, Sabtu (30/03/2019).

Dijelaskannya lebih lanjut, ada beberapa jenis pohon yang akan ditanam secara bertahap, yakni cemara udang, dengan jumlah yang ditanam 3.000 pohon yang sangat berguna untuk mitigasi bencana. Kegiatan ini akan terus berlanjut ke beberapa daerah pesisir pantai lainnya, sperti Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman Barat dan Kepulauan Mentawai.

“ Harapannya nanti selama tiga sampai lima tahun kedepan daerah pesisir pantai di Sumbar akan hijau semua, ini akan menjadi benteng dari gelombang besar, harus dipahami keberadaan pohon di pantai mampu menjadi penyelamat saat terjadi bencana tsunami dan melalui program penanaman pohon dan membuat hutan pantai, bisa menyerap tekanan udara hingga 80 persen ” tambahnya.

Sebelumnya seperti diketahui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo pada saat meninjau lokasi di Padang, menyampaikan, bahwa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) rencana akan mengunjungi Kota Padang, Sumatera Barat untuk menghadiri secara langsung gerakan penanaman satu juta pohon di sepanjang Pantai Padang, meski waktunya sendiri masih disesuaikan dengan jadwal presiden.

“Presiden RI Jokowi rencanannya akan tetap hadir ke Padang, untuk mencanangkan program penanaman sejuta pohon di pesisir pantai dalam rangka mitigasi bencana, Kenapa presiden ingin sekali hadir? karena program mitigasi ini bertujuan untuk keselamatan rakyat kita, yaitu rakyat bangsa Indonesia,” jelas Doni saat berkunjung ke Padang.

Doni mengatakan, tsunami adalah mesin pembunuh nomor satu karena saat menyapu daratan tidak ada yang bisa menghambat. Ia mencontohkan, negara Jepang yang membangun tanggul anti tsunami pun gagal, dihantam tsunami.

“Untuk itu penanaman pohon di sepanjang pesisir pantai sangat efektif dalam meminimalisir risiko bencana, karena pohon dapat menahan gelombang air laut, ini merupakan upaya kita, sebab untuk mitigasi bencana ini tidak setahun atau dua tahun saja. Namun, skala jangka panjang, apalagi pohon ini akan tumbuh besar hingga 10 atau 20 tahun ke depan, ini dampak manfaat akan terlihat nantinya,” pungkas Doni.

Penanaman sejuta pohon dalam rangka mitigasi bencana dlanjutkan dengan melakukan penyiraman pohon yang sudah ditanam dengan Bios 44 disepanjang pantai Kota Padang. Ikut hadir Kasrem, Para Kasi Korem 032/Wbr (Kasi Intel, Kasiops, Kasilog dan Kasiter), Dandim 0312/Padang, Danyonif 133/Yudha Sakti dan beberapa masyarakat Komunitas Motor Trail. (adi)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *