Press "Enter" to skip to content

Denrem 032/Wbr: Prajurit Harus Tingkatkan Kualitas Diri

Padang Sumbar | Lentera Rakyat.com — Berikan arahan terhadap para prajurit, Komandan Korem 032/Wbr, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menekankan untuk selalu meningkatkan kemampuan diri dan terus mengikuti perkembangan terkini yang dapat mendukung terhadap pelaksanaan tugas kedepan, terutama bidang teknologi yang semakin maju dan diintegrasikan dengan kemampuan dibidang informasi serta ditunjang dengan  kemampuan lainnya.

Hal itu untuk mengimbangi perkembangan situasi, kondisi dan ancaman saat ini yang semakin kompleks dimasa mendatang, demikan disampaikan Danrem pada saat memberikan pengarahan dihadapan seluruh Dansat/ Ka Balak Korem 032/Wbr, personel militer dan PNS Korem 032/Wbr, personel Kodim 0312/Padang serta para prajurit Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti selepas pelaksanaan upacara bendera 17-an, Rabu (17/07/2019).

“Saat ini kita sedang menghadapi situasi apa yang dinamakan dengan perang asimetris dan perang hibrida. Dimana perang yang dilakukan adalah melalui budaya, ekonomi keuangan, serta teknologi informasi dan komunikasi.

Perang asimetris dikembangkan dari cara berpikir yang tidak lazim, diluar aturan peperangan yang berlaku, dengan spektrum perang yang sangat luas dan mencakup aspek astagatra (geografi, demografi, sumber daya alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan),” terangnya

Lebih lanjut, sebagai tentara rakyat yang memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, TNI AD memiliki kewajiban untuk terlibat langsung dalam mengatasi permasalahan kebangsaan. Dimulai dari diri pribadi untuk mau meningkatkan kualitas diri dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sedang berkembang saat ini, terang Danrem.“Untuk itu kita harus memiliki kepedulian terhadap kondisi rakyat dan bangsa Indonesia agar terhindar dari krisis, tambahnya,” tegasnya lagi (dhie-penrem032)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *