Press "Enter" to skip to content

Danrem 032/Wbr Buka Kejuaraan Panjat Tebing Internasional

Sawahlunto Sumbar | Lentera Rakyat.com — Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo membuka  Internasional/Nasional Panjat Tebing Wirabraja Open & Speed Classic Extreme Games Silo 10.000 di taman Silo kota wisata tambang Sawahlunto Unesco World Heritage.

Kejuaraan yang diikuti oleh 150 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan juga diikuti dari Federasi Panjat Tebing Singapura termasuk peserta dari TNI Polri. Dibuka secara seremonial dengan pemukulan tambur oleh Danrem dan unsur Forkopimda Sawahlunto sert atraksi atlet FPTI Sawahlunto yang memasang baliho acara di dinding Silo.

Danrem 032/Wbr, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo disela kegiatan menyampaikan bahwa dirinya merasa sangat senang dan bangga dengan digelarnya kejuaraan Panjat Tebing tersebut. Digunakannya kawasan Silo sebagai lokasi kompetisi panjat tebing ini menjadi terobosan baru  sekaligus daya tarik khusus bagi peserta maupun penonton.

“Saya berharap Silo 10.000 ini bisa menjadi branded komunitas panjat tebing se Indonesia, bila perlu se Asia dan kiranya bisa menghasilkan bibit bibit baru yang bisa berbicara di kancah Internasional”, ujar Danrem, minggu (06/10/2019)

Ditempat yang sama Dandim 0310/SS Letkol Dwi Putranto yang juga sebagai Ketua penyelenggara kegiatan ini menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah selain untuk  mendukung pariwisata yang ada di Sawahlunto sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke – 74.

“Even kita ini disupport dengan peserta dari berbagai Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI),” kata Dwi Putranto dalam laporannya.

Sementara itu Walikota Sawahlunto , Deri Asta dalam sambutannya menyampaikan selain untuk meningkatkan motivasi para atlet panjat tebing lokal di Sawahlunto, diharapkan juga dapat membantu promosi wisata.

“Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan efek positif dalam rangka Tourism dan juga Sport Tourism yang ada di Indonesia. Apalagi even ini juga ada peserta dari Luar Negeri yang ikut, kami sangat senang jika nanti dapat membantu mempromosikan dan menceritakan tentang wisata di Sawahlunto”, kata Deri Asta.

Kejuaraan yang akan dihelat sampai dengan Rabu 9 Oktober ini telah menjadikan Silo sebagai daya tarik tersendiri bagi pecinta olahraga panjat tebing. Selain karena nilai historisnya, Silo adalah dinding speed buatan tertinggi di Indonesia bahkan juga di dunia.

Kejuaraan ini akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 126 juta yang terbagi dalam kategori Internasional dan Nasional. Dalam kategori internasional, memperlombakan kelas Extreem Speed Classic Games Silo 10.000. Sementara di kategori nasional  akan memperlombakan kelas Lead umum dan kelompok umur juga Speed WR umum. (adi)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *