Wuhan, Motor City yang Lumpuh Karena Virus Corona

W

Wuhan | Lentera Rakyat.com – Kota Wuhan, China tengah lumpuh karena serangan virus Corona. Lumpuhnya Wuhan ternyata membawa dampak ke industri otomotif China. Mengutip CNN, Wuhan merupakan salah satu kota industri otomotif China.

Jadi wajar jika pabrikan mobil global harus bersiap-siap mendapatkan pukulan telak dari merebaknya virus Corona. Wuhan merupakan rumah dari berbagai perusahaan otomotif global. Sebut saja seperti General Motors, Nissan, Renault, Honda dan PSA Group memiliki basis produksi di Wuhan yang menjadi pusat penyebaran virus Corona.

Semua pabrikan asing yang memproduksi mobil di China memiliki partner lokal di China. Seperti GM dengan SAIC dan Dongfeng Motor Corporation yang punya 6.000 karyawan atau sekitar 10 persen dari jumlah GM di China.

Renault yang menjual setidaknya 180.000 kendaraan di China tahun lalu memproduksi mobil SUV Kadjar dan Koleos di pabrik Wuhan. Renault memperkerjakan sekitar 2.000 orang dengan kapasitas produksi per tahun mencapai 300.000 unit.

PSA Group yang menjual mobil Peugeot dan Citro├źn sebanyak 117.000 unit tahun lalu mengalami penurunan sekitar 55 persen. Ketika ditanya soal pengurangan produksi di Wuhan, juru bicara PSA Group mengatakan perusahaannya akan melaksanakan rekomendasi dari pemerintah China tanpa menjelaskan rekomendasi yang lebih lanjut.

Sementara Honda menutup pabrik sejak Kamis sampai 2 Februari. Penyebaran virus Corona akan menambah rentetan masalah di dunia otomotif China yang selama ini sedang mengalami penurunan penjualan. Tahun lalu penjualan mobil China turun 8,2 persen menjadi sekitar 25,8 juta pada tahun 2019

Selain mobil, perusahaan barang mewah yang biasanya untung besar saat Tahun Baru Imlek seperti merek Louis Vuitton, Gucci dan lain-lainnya harus siap-siap mengalami penurunan.

Virus corona menewaskan puluhan orang di China, dan menyebar ke paling tidak delapan negara termasuk Singapura, Thailand, Amerika Serikat sampai Arab Saudi. Virus corona mulai mewabah di Wuhan, China, pada Desember lalu. Pejabat China mengatakan virus Corona mungkin berasal dari hewan liar yang dijual di pasar Huanan yang terletak di pusat kota Wuhan.

(red/ddn/ddn)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *