PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro melantik dan mengambil sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Jabatan Fungsional, sekaligus menyerahkan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang di Pendopo Kabupaten, Selasa (12/5/2026).
Sebanyak 291 peserta mengikuti prosesi pelantikan yang menjadi momentum penting dalam penguatan aparatur sipil negara di Kabupaten Pemalang.
Sebelum prosesi pelantikan berlangsung, para CPNS diwajibkan membawa masing-masing satu tanaman, seperti tabebuya, karet kebo, dan jenis tanaman lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen penghijauan sekaligus bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di Kabupaten Pemalang.
Dalam sambutannya, Bupati Anom menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan momen sakral dan bersejarah bagi para aparatur yang resmi mengemban amanah sebagai abdi negara.
“Baru saja kita saksikan bersama pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan PNS dan pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional yang bukan hanya sekadar ceremony, akan tetapi menjadi momen sakral dan bersejarah bagi saudara-saudara sekalian. Sumpah/janji yang diucapkan merupakan amanah kepada Tuhan, negara, masyarakat, dan diri sendiri,” ujarnya.
Ia berpesan agar para ASN yang baru dilantik menjaga amanah dengan sebaik-baiknya serta tidak mengkhianati sumpah yang telah diucapkan. Para ASN juga diminta menjadi pribadi yang bersih, transparan, dan akuntabel, menolak praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Selain itu, ASN yang baru dilantik diharapkan terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dengan menguasai tugas secara baik, memberikan pelayanan publik yang cepat dan berkualitas, serta mengedepankan inovasi dan kreativitas dalam pelayanan maupun pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Pemalang Khaeron melaporkan bahwa jumlah CPNS formasi tahun 2024 sebanyak 298 orang, dengan 284 orang di antaranya diangkat menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Jumlah tersebut berkurang 14 orang, terdiri atas satu CPNS jabatan Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pratama pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang meninggal dunia, serta 13 CPNS jabatan Penyuluh Pertanian Terampil yang beralih status menjadi CPNS Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Dari total 284 orang tersebut, sebanyak 280 orang berasal dari formasi umum dan empat orang dari sekolah kedinasan pola pembibitan PTDI SSTTD
Adapun PNS yang diangkat dalam jabatan fungsional berjumlah 249 orang, terdiri atas 242 orang pengangkatan pertama dari CPNS formasi tahun 2024, empat orang melalui penyesuaian, dan tiga orang melalui perpindahan dari jabatan lain.
(Yeni)
















