Pemalang – Mentari pagi tampak kompak mengiringi para peserta kepanduan Hizbul Wathan dalam mengikuti event bergengsi bertajuk “Lomba Ketangkasan Baris Berbaris”. Mengambil tema “Membentuk Generasi yang Tegap, Disiplin, Jiwa Kuat, dan Bermartabat” menjadikan para peserta tampak semangat mengikuti kegiatan tersebut.

Para peserta yang berasal dari wilayah se’eks Karesidenan Pekalongan ini tidak hanya kompak dalam mengikuti perlombaan tersebut, tetapi juga memanfaatkan kegiatan itu untuk mengenal lebih dekat para perwakilan dari tiap kota.
“Alhamdulilah kami bisa menjadi tuan rumah dari event bergengsi yakni Lomba Ketangkasan Baris Berbaris sewilayah Pekalongan raya. Untuk jumlah peserta sekitar 700 peserta baik putra maupun putri, yang terbagi menjadi 32 Regu.”, ungkap Dzulfikar Nur, sang Ketua Umum Kwartir Daerah Hizbul Wathan Kabupaten Pemalang, sesaat setelah Upacara Pembukaan LKBB.
Seperti diketahui bersama, mencetak serta membentuk generasi muda penerus Bangsa dan Negara tidak hanya seputar prestasi di sekolahnya saja. Tetapi juga soal bagaimana membentuk serta mencetak generasi muda yang sesuai dengan realisasi “Pendidikan Karakter Bangsa”.
Dikatakan oleh Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pemalang, Romo Sapto Suhendro, Kepanduan Hizbul Wathan jadi salah satu jalan mencetak generasi muda penerus Bangsa dan Negara.
“Kesopanan, Adab, Tutur Kata, Perilaku, Sifat, Sikap, Ketaqwaan, hingga Disiplin adalah salah satu cara membentuk dan mencetak generasi muda penerus Bangsa dan Negara. Seiring sejalan dengan tema yakni Membentuk Generasi yang Tegap, Disiplin, Jiwa Kuat, dan Bermartabat. Itu jugalah yang jadi tujuan LKBB.”, katanya.
Tidak hanya itu saja, dikatakan oleh Ketua Pengurus Daerah Aisyiyah Kabupaten Pemalang, Maesaroh, membentuk serta Mencetak Generasi Muda Penerus Bangsa dan Negara, menjadi tanggung jawab semua pihak. Sebagai langkah pasti dalam mengurangi atau bahkan mencegah terjerumusnya generasi muda pada hal negative.
“Balap liar, pergaulan bebas, hingga narkoba adalah hal negative yang harus dihindari dan diperangi bersama. Untuk itulah kita semua wajib turut serta bertanggungjawab dalam mencetak serta membentuk generasi muda penerus Bangsa dan Negara. Karena merealisasikan Pendidikan Karakter Bangsa bukan hanya dari lingkungan sekolah, melainkan seluruh lapisan masyarakat juga turut serta merealisasikanya.”, imbuh Bunda Maesaroh.
Kegiatan yang diselenggarakan dua hari dari tanggal 18 hingga 19 April 2026, juga diharapkan melahirkan regu atau tim yang nantinya akan maju mewakili daerahnya masing masing dalam ajang LKBB tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Nantinya pemenang LKBB kali ini akan jadi perwakilan atau Delegasi bagi Kabupaten atau Kota asal mereka, untuk maju mengikuti LKBB tingkat Provinsi Jawa Tengah.” Pungkas Zulfikar Nur penuh semangat perjuangan.
Event bergengsi tingkat eks Karesidenan Pekalongan Raya ini juga diisi oleh beberapa stand UMKM yang tentu saja menampilkan produk unggulan mereka masing masing.
(Dentang)



















