Geger Penggerebekan Pasangan Sejenis, Ini Komentar Ketua Komisi D DPRD Pemalang

Uncategorized21 Dilihat
banner 468x60

Pemalang – Peristiwa menggemparkan tentang penggerebekan pasangan sesama jenis baru baru ini terjadi di wilayah Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Peristiwa penggerebekan ini menggemparkan warga Kabupaten yang terkenal akan semboyan Kota Ikhlas. Dua orang lelaki tampak diarak warga masyarakat untuk kemudian dibina agar tidak meneruskan atau mencoreng lingkungan sekitarnya akibat hubungan terlarang tersebut.

banner 336x280

Dari peristiwa itu, inilah komentar yang disampaikan oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang, Sri Hartati. Sri Hartati menyampaikan keprihatinanya akan peristiwa tersebut, karena tidak hanya akan bermbas pada lingkungan, secara otomatis akan berimbas ke Nama Baik Kabupaten Pemalang.

“Saya prihatin sekali akan peristiwa itu. Namun Adanya peristiwa itu, tidak hanya mencoreng lingkungan lokasi saja. Nama Baik Kabupaten Pemalang juga otomatis ikut tercoreng juga.”, ungkapnya.

Adanya tingkah laku menyimpang kearah LGBT di Kabupaten Pemalang, tidak hanya sekali ini saja. Beberapa kali terdengar kabar adanya perilaku LGBT di Kabupaten Pemalang sering muncul ke publik, namun terkesan belum ada penanganan lebih lanjut dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

“Adanya perilaku mengarah LGBT harus jadi penanganan serius semua pihak. Bukan hanya warga masyarakat saja, pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang beserta jajaranya pun harus ikut serta bersinergi menanganinya. Tanpa itu, impian untuk membersihkan perilaku LGBT hanya mimpi saja tanpa ada realisasi.”, katanya.

Ketika ditanya tentang penanganan, Sri Hartati menjelaskan, perilaku seperti itu harus dilihat perjalanan hidup, tingkah laku, pergaulan, hingga lingkunganya. Tak hanya dari segi keluarga saja. Semua pihak harus ikut serta mencegah dan menanggulanginya.

“Mencegah dan menanggulanginya harus melibatkan semua pihak. Kita juga harus lihat bagaimana perjalanan hidupnya, tingkah laku, perilaku, pergaulan, lingkungan pun juga bisa. Harus tetap ada sinergi dari semua pihak.”, imbuhnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan langsung dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

(Dentang)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *