Ruat Bumi Desa Kabunan, Simbol Realisasi Rasa Syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Uncategorized15 Dilihat
banner 468x60

 

Pemalang – Iringan merdu lantunan musik gending gamelan Jawa terdengar merdu dari halaman Pendopo Desa Kabunan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, (11/7/2026). Lantunan merdu gending gamelan Jawa tersebut mengiringi pertunjukan Wayang Golek yang ditampilkan seiring sejalan dengan prosesi Ruwat Bumi. Beragam sayur mayur, padi, lauk pauk, hingga jajan tampak tertata rapi di depan panggung Wayang Golek.

banner 336x280

Dikatakan langsung oleh Kepala Desa Kabunan, Kusnanto, kegiatan tersebut adalah wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang sudah melimpahkan berkah bagi warga masyarakat Desa Kabunan.

“Ruwat Sedekah Bumi adalah wujud Rasa Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat, rejeki, berkah, barokah bagi segenap lapisan warga masyarakat.”, Katanya.

Aroma wewangian dari aneka ragam bunga, bersanding dengan aroma dupa, semakin menambah suasana terbawa dalam jalan cerita Wayang Golek. Sopan santun, tutur kata, hingga keterampilan sang dalang pun seakan membawa suasana Ruwat Bumi ini benar benar “Nguri uri Budaya Jawa”.

“Wayang Golek dalam Ruwat Bumi termasuk salah satu upaya nguri uri budaya Jawa. Selain itu, Wayang Golek adalah salah satu upaya kita untuk meRealisasikan Pendidikan Karakter Bangsa. Agar saling mengingatkan tentang pentingnya Pendidikan Karakter Bangsa.”, ungkap Kusnanto.

Mengakhiri pembicaraan santai penuh makna, Kusnanto, optimis warga masyarakat Desa Kabunan akan semakin makmur, berdaya saing, aman, dengan hasil bumi yang melimpah ruah.

(Yeni)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed