banner 728x90
banner 120x600
banner 120x600
banner 1000x250

Pemkab Pemalang Optimalkan Tracing TBC Terintegrasi untuk Lindungi Masyarakat

Uncategorized2 Dilihat
banner 468x60

PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro membuka kegiatan Tracing Tuberkulosis (TBC) Terintegrasi di Kantor Lurah Mulyoharjo, Senin (27/07/2026). Kegiatan diawali dengan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan TBC, kemudian dilanjutkan dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Puskesmas Mulyoharjo.

Dalam sambutannya, Bupati Anom menegaskan bahwa penanggulangan TBC harus dilakukan secara serius melalui upaya menemukan kasus sedini mungkin, memberikan pengobatan, hingga memastikan pasien sembuh total. Menurutnya, tracing menjadi langkah penting untuk memutus rantai penularan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

banner 336x280

“Kita ingin menemukan penderita TBC sedini mungkin agar segera mendapatkan pengobatan. Negara hadir bukan hanya untuk menemukan, tetapi juga memastikan pasien menjalani pengobatan sampai sembuh,” ujar Anom.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan jumlah kasus TBC yang tinggi. Karena itu, masyarakat diminta tidak takut mengikuti pemeriksaan kesehatan maupun kegiatan tracing yang dilaksanakan pemerintah “Jangan takut diperiksa datang untuk tracing bukan berarti pasti menderita TBC justru dengan pemeriksaan, penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya lebih cepat dan peluang sembuh semakin besar,” katanya.

Anom juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan pasien dalam menjalani pengobatan hingga tuntas sesuai anjuran tenaga kesehatan “Pengobatan TBC harus sampai selesai, jangan berhenti di tengah jalan meskipun sudah merasa sehat. Dibutuhkan disiplin serta dukungan keluarga dan tenaga kesehatan agar pasien benar-benar sembuh,” tegasnya.

Selain tracing TBC, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pemalang juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bentuk komitmen meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat “Melalui Cek Kesehatan Gratis, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara mudah dan tanpa biaya ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Wiji Mulyati mengatakan bahwa Tracing TBC Terintegrasi merupakan salah satu strategi percepatan penemuan kasus TBC di Kabupaten Pemalang. Program tersebut dilaksanakan di 239 lokus yang tersebar di 25 puskesmas mulai Juli hingga November 2026, ia mengungkapkan bahwa capaian investigasi kontak menunjukkan tren positif jika pada tahun 2021 baru mencapai sekitar 17 persen, kini meningkat hingga mendekati 30 persen, yang menunjukkan efektivitas kegiatan tracing dalam menemukan kasus TBC di masyarakat “Tujuan utama kegiatan ini adalah menemukan kasus TBC sedini mungkin agar penderita segera mendapatkan pengobatan, mempercepat proses penyembuhan, sekaligus mencegah penularan di lingkungan sekitarnya,” jelas Wiji.

Wiji juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pemalang atas dukungan penuh terhadap berbagai program kesehatan daerah, termasuk pelaksanaan Tracing TBC Terintegrasi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Mulyoharjo Nofie menjelaskan bahwa kegiatan perdana dilaksanakan di Kelurahan Mulyoharjo sebagai bagian dari 16 lokus yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Mulyoharjo, meliputi empat kelurahan dan satu desa. Setiap lokus menargetkan 100 peserta untuk menjalani skrining kesehatan.

Menurut Nofie, sasaran utama kegiatan adalah masyarakat yang memiliki kontak erat dengan penderita TBC. Peserta terlebih dahulu menjalani skrining melalui layanan Cek Kesehatan Gratis, kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan X-ray mobile atau pemeriksaan dahak apabila diperlukan. Bagi masyarakat yang terkonfirmasi TBC, pengobatan dapat segera dimulai dengan dukungan ketersediaan obat dari Dinas Kesehatan.

Sebanyak 100 peserta mengikuti sosialisasi dan layanan Cek Kesehatan Gratis pada pelaksanaan perdana tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini, mempercepat penemuan kasus TBC, serta mewujudkan Kabupaten Pemalang yang lebih sehat dan bebas tuberkulosis.

(Dentang)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *